KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tahun 2025 menjadi periode krusial bagi operasional pelabuhan di tengah dinamika arus barang dan kebutuhan distribusi yang terus bergerak.
PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menjalani tahun ini dengan menjaga ritme pelayanan logistik agar tetap berjalan stabil dari awal hingga akhir tahun, termasuk pada momentum penutupan tahun yang biasanya diwarnai lonjakan aktivitas distribusi.
Sejak Januari hingga 29 Desember 2025, aktivitas bongkar muat peti kemas di terminal berlangsung tanpa jeda.
Setiap hari, kapal peti kemas silih berganti datang dan berangkat membawa kebutuhan industri, perdagangan, dan konsumsi masyarakat. Hingga menjelang akhir tahun, KKT mencatat total arus bongkar muat peti kemas mencapai sekitar 198.596 TEUs.
"Capaian ini menunjukkan bahwa layanan pelabuhan tetap berjalan konsisten, meski pola distribusi dan permintaan logistik mengalami perubahan sepanjang tahun," ucap Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal Enriany Muis.
Intensitas aktivitas tersebut juga tercermin dari jumlah kunjungan kapal. Sepanjang 2025, terminal melayani estimasi 537 call kapal peti kemas.
Setiap kunjungan menuntut kesiapan sandar, pengaturan jadwal yang presisi, serta koordinasi antarunit kerja agar kapal dapat dilayani tepat waktu dan tidak mengganggu alur logistik berikutnya.
Dirinya berujar, bahwa menjaga kelancaran layanan hingga penghujung tahun menjadi tantangan tersendiri. “Operasional pelabuhan berjalan setiap hari tanpa mengenal musim. Di akhir tahun, kami memastikan seluruh sistem, peralatan, dan SDM tetap siaga agar distribusi barang tidak terhambat,” ujar Enriany Muis.
Ia menambahkan bahwa konsistensi pelayanan menjadi kunci kepercayaan pengguna jasa. Menutup tahun 2025, KKT menegaskan komitmennya untuk terus menjadi simpul logistik yang andal di kawasan timur Indonesia. Dengan menjaga stabilitas operasional hingga akhir tahun, perusahaan berharap dapat mendukung kelancaran perdagangan dan aktivitas ekonomi regional secara berkelanjutan.
“Arus peti kemas yang tercatat hingga akhir Desember mencerminkan kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan kami. Ini bukan hanya tentang volume, tetapi tentang menjaga keandalan layanan di tengah dinamika kebutuhan logistik,” lanjutnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo