Berdasarkan data laman Logam Mulia Antam pada Jumat, 2 Januari 2026, harga emas naik Rp 16.000 per gram menjadi Rp 2.504.000. Kenaikan ini terjadi setelah harga emas sempat anjlok hingga Rp 95.000 per gram pada akhir tahun lalu.
Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp 1.302.000. Sementara emas 10 gram dijual Rp 24.535.000. Adapun ukuran terbesar, yakni 1 kilogram, dipatok Rp 2.444.600.000.
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp 2.488.000 hingga Rp 2.605.000 per gram. Sedangkan dalam satu bulan terakhir, pergerakan harga berada pada rentang Rp 2.383.000 hingga Rp 2.605.000 per gram, menunjukkan tren penguatan yang cukup konsisten.
Harga pembelian kembali (buyback) juga mengalami kenaikan sebesar Rp 16.000 per gram menjadi Rp 2.363.000. Harga buyback merupakan nilai yang digunakan Antam saat membeli kembali emas dari konsumen.
Merujuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi saat proses buyback dilakukan.
Berikut rincian harga emas Antam per Jumat, 2 Januari 2026:
0,5 gram: Rp 1.302.000
1 gram: Rp 2.504.000
2 gram: Rp 4.948.000
3 gram: Rp 7.397.000
5 gram: Rp 12.295.000
10 gram: Rp 24.535.000
25 gram: Rp 61.212.000
50 gram: Rp 122.345.000
100 gram: Rp 244.612.000
250 gram: Rp 611.265.000
500 gram: Rp 1.222.320.000
1.000 gram: Rp 2.444.600.000
Kenaikan harga emas di awal tahun ini memperlihatkan kembali minat pasar terhadap logam mulia sebagai instrumen lindung nilai, seiring fluktuasi ekonomi global dan domestik.
Editor : Uways Alqadrie