KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja ekspor Kalimantan Timur kembali melemah pada November 2025. Nilai ekspor tercatat USD1.685,71 juta, turun 9,70 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai USD1.866,84 juta. Pelemahan dipicu penurunan ekspor migas dan nonmigas.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur Yusniar Juliana menjelaskan penurunan nilai ekspor terjadi pada kedua komoditas utama. “Penurunan nilai ekspor disebabkan karena turunnya nilai ekspor migas dan nonmigas masing-masing 36,68 persen dan 6,48 persen,” ujarnya.
Nilai ekspor migas pada November 2025 tercatat USD 126,28 juta, lebih rendah dibandingkan Oktober 2025 USD 199,44 juta. Sementara ekspor nonmigas tercatat USD 1.559,43 juta, turun dari USD 1.667,40 juta pada Oktober 2025.
Lebih rinci, Yusniar menyebut penurunan migas dipengaruhi kinerja hasil minyak dan gas. Nilai ekspor hasil minyak turun 27,71 persen dari USD 58,42 juta pada Oktober 2025 menjadi USD 42,23 juta pada November 2025, sedangkan nilai ekspor gas turun 40,40 persen dari USD 141,02 juta menjadi USD 84,05 juta.
Secara tahunan, kinerja ekspor juga melemah. “Secara total, jika dibandingkan dengan November 2024, nilai ekspor turun 23,02 persen. Yaitu dari USD 2.189,77 juta pada November 2024 menjadi USD 1.685,71 juta pada November 2025,” jelas Yusniar.
Adapun secara kumulatif, Yusniar menambahkan jika nilai ekspor selama Januari-November 2025 tercatat USD 18.793,18 juta, atau turun 15,53 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024. (*)
Editor : Sukri Sikki