KALTIMPOST.ID, Harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali mencuri perhatian publik.
Di awal pekan, Senin 12 Januari 2026, harga perak Antam tercatat melonjak tajam dan memicu rasa penasaran banyak calon investor maupun pembeli ritel.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp 1.356 menjadi Rp 51.156 per gram.
Kenaikan ini bukan pergerakan biasa, mengingat hanya dalam beberapa hari terakhir harga perak sempat berfluktuasi cukup ekstrem.
Sebelumnya, pada Jumat (9/1/2026), harga perak Antam sempat turun cukup dalam ke level Rp 47.900 per gram.
Namun hanya berselang satu hari perdagangan, Sabtu (10/1/2026), harga langsung melonjak Rp 1.900 ke Rp 49.800 per gram. Tren penguatan tersebut berlanjut hingga awal pekan ini.
Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri24 Senin 12 Januari 2026, Cek Langsung di Gerai Pegadaian Hari ini
Harga Perak Antam Berbagai Ukuran Hari Ini
Tak hanya harga per gram, pergerakan harga juga terlihat jelas pada produk perak batangan Antam berbagai ukuran:
- Perak murni 250 gram
Harga dasar: Rp 12.850.000
Harga termasuk PPN 11%: Rp 14.263.500 - Perak murni 500 gram
Harga dasar: Rp 24.900.000
Harga termasuk PPN 11%: Rp 27.639.000
Sementara itu, untuk produk Perak Heritage, Antam juga menetapkan harga sebagai berikut:
- Heritage 31,1 gram
Harga dasar: Rp 2.096.587
Harga termasuk PPN 11%: Rp 2.327.212 - Heritage 186,6 gram
Harga dasar: Rp 11.457.976
Harga termasuk PPN 11%: Rp 12.718.353
Harga tersebut sudah mencerminkan pajak dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.
Baca Juga: Emas Antam Hari Ini 12 Januari 2026 Tak Bergerak, Apakah Ini Waktu yang Tepat untuk Beli?
Harga Perak Dunia Ikut Menguat
Kuatnya harga perak Antam tidak lepas dari kondisi pasar global. Mengacu pada data Kitco, harga perak dunia pada Senin (12/1/2026) tercatat menguat 2,27 persen ke level US$ 81,65 per troy ons. Level ini menjaga perak tetap berada di zona kuat di atas US$ 81 per troy ons.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa perak mulai kembali dilirik sebagai aset lindung nilai alternatif, terutama di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar.
Meski terlihat menarik, lonjakan harga perak ini bukan sekadar angka di papan harga. Ada kombinasi faktor global, nilai tukar rupiah, serta minat pasar domestik yang ikut memengaruhi.
Kondisi ini membuat perak kembali masuk radar masyarakat, baik sebagai koleksi logam mulia maupun sebagai instrumen diversifikasi aset.
Namun, Antam mengingatkan bahwa harga emas dan perak dapat berubah sewaktu-waktu.
Masyarakat disarankan untuk selalu memantau harga resmi sebelum melakukan transaksi pembelian atau penjualan. ***
Editor : Dwi Puspitarini