KALTIMPOST.ID-Arus impor nonmigas Kaltim menunjukkan lonjakan tajam pada November 2025, ditopang masuknya berbagai barang modal dan alat produksi.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, kenaikan impor nonmigas itu terutama dipicu oleh meningkatnya keperluan mesin, peralatan mekanis, hingga sarana penunjang sektor industri dan transportasi.
Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menyebut, nilai impor nonmigas November 2025 untuk 10 golongan barang utama tercatat USD85,06 juta.
“Nilai impor nonmigas November 2025 untuk 10 golongan barang utama naik 44,05 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” ujarnya.
Yusniar menjelaskan, peningkatan impor nonmigas terbesar secara bulanan terjadi pada golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya.
“Dilihat dari perkembangannya terhadap Oktober 2025 peningkatan nilai impor nonmigas terbesar terjadi pada golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya yang mengalami kenaikan USD16,02 juta (60,38 persen),” katanya.
Selain mesin, lonjakan impor juga terjadi pada golongan barang kapal, perahu, dan struktur terapung yang tercatat naik USD10,15 juta (95,22 persen).
Dia menambahkan, impor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya juga mengalami kenaikan senilai USD0,99 juta (38,37 persen).
Di sisi lain, tidak semua golongan barang mengalami peningkatan. Yusniar menyebutkan beberapa komoditas justru mengalami penurunan nilai impor.
“Sebaliknya, penurunan nilai terdalam terjadi pada golongan barang kendaraan dan bagiannya USD1,36 juta (27,09 persen),” ujarnya.
Selain itu, komoditas lain yang mengalami penurunan nilai impor adalah golongan barang karet dan barang dari karet yang turun USD0,57 juta (13,94 persen) dan golongan barang berbagai produk kimia yang turun USD0,38 juta (23,75 persen).
Secara kumulatif, kontribusi impor nonmigas masih didominasi oleh sepuluh golongan barang utama tersebut.
Selama Januari-November 2025, impor 10 golongan barang (HS 2 digit) memberikan kontribusi 84,72 persen terhadap total impor nonmigas.
Mesin dan peralatan mekanis tetap menjadi tulang punggung impor nonmigas sepanjang 2025.
“Golongan barang yang memberikan andil besar terhadap total impor nonmigas adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya dengan kontribusi 37,58 persen,” pungkas Yusniar. (rd)
RADEN RORO MIRA
Editor : Romdani.