Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Nilai Transaksi Alat Pembayaran Menggunakan Kartu Tembus Rp 41 Triliun, Kredit Tumbuh Dua Digit

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 20 Januari 2026 | 18:28 WIB
TREN: Transaksi menggunakan kartu kredit catat pertumbuhan hingga Rp913,85 miliar, tumbuh 10,62 persen dibanding triwulan II 2025.
TREN: Transaksi menggunakan kartu kredit catat pertumbuhan hingga Rp913,85 miliar, tumbuh 10,62 persen dibanding triwulan II 2025.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas transaksi menggunakan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) di Kalimantan Timur masih menunjukkan kinerja positif dari sisi nilai transaksi. Pada triwulan III 2025, nominal transaksi APMK tercatat tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, meski dari sisi volume transaksi mengalami kontraksi.

“Nominal transaksi APMK tumbuh positif 4,11 persen (yoy) pada triwulan III 2025. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan triwulan II 2025 yang tumbuh 2,24 persen (yoy),” papar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Timur Budi Widihartanto.

Secara nilai, nominal transaksi APMK di Kaltim pada triwulan III 2025 tercatat mencapai Rp41,09 triliun. Namun, dari sisi volume, transaksi APMK justru mengalami kontraksi sebesar 2,96 persen (yoy) menjadi 32,26 juta transaksi, menurun dibandingkan triwulan II 2025 yang tumbuh 7,07 persen (yoy).

Kinerja positif APMK terutama ditopang oleh transaksi kartu kredit. “Nominal transaksi APMK kartu kredit pada triwulan III 2025 mengalami pertumbuhan positif 9,66 persen (yoy), meningkat signifikan dibandingkan triwulan II 2025 yang hanya tumbuh 5,37 persen (yoy),” terangnya.

Nominal transaksi kartu kredit tercatat Rp913,85 miliar. Dari sisi volume, transaksi kartu kredit juga mencatatkan pertumbuhan 10,62 persen (yoy) dengan total 904.114 transaksi, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya yakni 9,86 persen (yoy).

Secara spasial, Balikpapan dan Samarinda menjadi penggerak utama pertumbuhan transaksi kartu kredit. Berdasarkan nominal transaksi, Balikpapan menyumbang 50 persen, diikuti Samarinda 36 persen, sementara Bontang dan Kutai Kartanegara masing-masing 4 persen dan 3 persen.

Sementara dari sisi volume transaksi kartu kredit, Balikpapan mencatat porsi 44 persen, Samarinda 25 persen, disusul Bontang 20 persen dan Kutai Kartanegara 2 persen. Menunjukkan peran kota-kota besar sebagai pusat konsumsi dan aktivitas ekonomi di Kaltim.

Editor : Muhammad Ridhuan
#bank indonesia #kartu kredit #kalimantan timur