Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Emas Digital Jadi Primadona Investasi, Perdagangan di Bursa Berjangka Terus Meningkat

Uways Alqadrie • Rabu, 21 Januari 2026 | 12:14 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi emas fisik berbasis digital terus menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang 2025, aktivitas perdagangan emas digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat pertumbuhan signifikan, baik dari sisi volume maupun nilai transaksi.

Data ICDX menunjukkan, total volume perdagangan pasar fisik emas digital selama 2025 mencapai 58,65 juta gram. Angka tersebut meningkat 25,20 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 46,84 juta gram.

Lonjakan juga terlihat dari nilai transaksi. Sepanjang 2025, nilai perdagangan emas fisik digital di bursa berjangka ini mencapai Rp115,6 triliun, atau melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2024 yang berada di kisaran Rp57,5 triliun.

Pengamat Ekonomi dan Investasi sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Komunikasi Bisnis Universitas Islam Nusantara Bandung, Dr Yoyok Prasetyo, menilai tren tersebut mencerminkan semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis digital.

Menurutnya, emas digital kini menjadi alternatif investasi yang relevan untuk melengkapi portofolio masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Investasi emas yang dilakukan secara digital memberi kemudahan sekaligus fleksibilitas. Namun, peningkatan minat ini harus dibarengi dengan edukasi yang berkelanjutan,” ujar Yoyok.

Ia menekankan pentingnya peran regulator dan pelaku industri dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya terkait aspek keamanan transaksi dan mekanisme perdagangan di bursa berjangka.

Sementara itu, Direktur ICDX Nursalam menjelaskan, ada sejumlah faktor yang mendorong masyarakat beralih ke pembelian emas fisik secara digital. Salah satunya adalah faktor kepraktisan.

“Masyarakat kini tidak perlu lagi datang langsung ke toko emas. Seluruh proses pembelian dapat dilakukan melalui aplikasi di ponsel, dengan sistem yang terhubung langsung ke bursa,” katanya.

Selain kemudahan akses, transparansi harga dan jaminan penyimpanan emas fisik juga menjadi daya tarik utama perdagangan emas digital melalui bursa berjangka.

Dengan tren pertumbuhan yang konsisten, ICDX optimistis perdagangan emas fisik digital akan terus berkembang dan menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.

Editor : Uways Alqadrie
#harga emas batangan #harga emas Pegadaian #harga emas digital #harga emas di Butik Logam Mulia Antam #harga emas hari ini #Harga Emas Batangan Antam #harga emas di pasaran