KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Astra Motor Kaltim 1 optimistis menatap pasar tahun ini. Setelah Tahun 2025 terasa lebih menantang. Imbas kondisi ekonomi yang bergejolak.
Manager Marketing Astra Motor Kaltim 1 Matthew Poetera Sah mengatakan, sebelumnya pemerintah gencar membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek strategis nasional (PSN) lainnya hingga 2024.
Itu membuat perputaran uang cukup besar di Balikpapan. Ada banyak kegiatan besar yang turut berdampak pada penjualan kendaraan roda dua. Sebab masyarakat memiliki daya beli.
Ini berbeda dengan kondisi pada 2025. “Terasa perputaran uang memang tidak sama dengan tahun 2024. Tahun lalu lebih challenge,” ucapnya. Meski Astra Motor Kaltim 1 masih tumbuh secara share.
“Kami sudah cukup mendominasi di angka 75 persen,” ujarnya. Ini meliputi Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, Berau, Tanjung Selor, Tarakan, dan Nunukan.
Astra Motor Kaltim 1 masih mencatat pertumbuhan 1,2 persen dibandingkan 2024. Tidak berubah, penjualan masih didominasi dari jejeran skuter matic. Terutama Beat series dan Genio yang memegang tahta terlaris.
Kemudian tertinggi kedua yakni segmen Scoopy dan Vario 125. Serta terakhir segmen 160 series. Seperti Vario 160, Stylo, PCX, dan ADV. Sebab peminatnya memang lebih segmen atau khusus.
Terlebih secara harga cukup tinggi. Artinya yang membeli tipe ini sudah punya atau tahu spesifikasi kendaraan tersebut. “Atau secara hobi mereka suka touring dan suka digunakan sehari-hari,” imbuhnya.
Berbeda dengan Beat series yang cocok untuk first user dan semua kalangan. Misalnya siswa hingga pekerja yang kerap menjadikan Beat sebagai kendaraan utama. Maka hasil penjualan tentu akan berbeda.
Astra Motor Kaltim 1 siap menyambut tahun ini dengan yakin penjualan lebih baik dari tahun lalu. “Strategi dengan meningkatkan lagi kegiatan sales hingga brand image,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani