Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Apindo Kaltim Perkuat Konsolidasi Usaha di Usia 74 Tahun, Optimistis Hadapi Dinamika Ekonomi, Perjuangkan Pengusaha Lokal

Ulil Mu'Awanah • Senin, 2 Februari 2026 | 18:56 WIB
KEKELUARGAAN: Momen perayaan HUT ke-74 Apindo turut diperingati pengurus Apindo Kaltim bersama para anggota di Hotel Platinum Balikpapan, Senin (2/2).
KEKELUARGAAN: Momen perayaan HUT ke-74 Apindo turut diperingati pengurus Apindo Kaltim bersama para anggota di Hotel Platinum Balikpapan, Senin (2/2).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) turut dirayakan di berbagai daerah. Tak terkecuali di Kota Minyak.

Kegiatan yang berlangsung di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan ini berlangsung sederhana namun penuh khidmat, Senin (2/2).

Momentum ini dimanfaatkan pengurus Apindo Kaltim untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam menjaga iklim usaha di tengah tantangan ekonomi yang masih berfluktuasi.

Ketua Apindo Kaltim Abriantinus menyampaikan, peringatan ulang tahun kali ini dikemas dalam suasana kekeluargaan melalui makan bersama dan silaturahmi antarpengurus serta anggota secara internal.

“Hari ini tidak ada acara yang spesial, kita hanya makan bersama dan bersilaturahmi untuk mensyukuri 74 tahun Apindo. Ke depan tentu ada hal-hal yang kita rencanakan agar organisasi ini semakin baik lagi,” ucapnya di sela-sela kegiatan.

Ia mengakui kondisi perekonomian di Kaltim saat ini masih menghadapi tantangan berupa kelesuan di sejumlah sektor. Namun, geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memberi harapan baru.

“Kalau IKN sekarang mulai ramai lagi karena dari luar negeri dan dari berbagai daerah makin banyak yang datang. Ini tentu menjadi peluang besar bagi dunia usaha,” katanya.

Abriantinus juga menuturkan, Apindo Kaltim berencana mengintensifkan audiensi dengan pemerintah daerah dan korporasi besar di Bumi Etam untuk membangun komunikasi yang lebih kuat.

“Kami akan atur audiensi, termasuk dengan para korporasi dalam rangka membangun komunikasi dengan dunia usaha. Ini penting agar Apindo bisa semakin berperan sebagai jembatan antara pengusaha dan pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, geliat keanggotaan Apindo Kaltim juga menunjukkan tren positif. Sejumlah anggota yang sebelumnya kurang aktif kini mulai kembali berpartisipasi, ditambah masuknya anggota baru.

“Anggota-anggota yang dulu kurang aktif sudah mulai aktif kembali dan ada member baru. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap Apindo masih sangat baik,” ungkap Abriantinus.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo, menekankan peran strategis Apindo sebagai representasi pengusaha dalam berbagai forum kebijakan, khususnya dalam perundingan pengupahan.

“Apindo ini mewakili pengusaha di Dewan Pengupahan. Setiap tahun selama enam bulan kita berunding untuk menentukan besaran UMP dan UMK. Ini perjuangan yang tidak ringan karena harus mempertemukan kepentingan pengusaha, serikat pekerja, dan pemerintah,” jelas Slamet.

Ia menyebut, dalam proses perundingan diperlukan kemampuan berargumentasi, mengendalikan emosi, serta sikap toleransi agar keputusan yang diambil tetap seimbang.

“Kita juga perlu memberi kesempatan kerja bagi lulusan SMP dan SMA. Kalau UMP terlalu tinggi, pengusaha akan cenderung memilih tenaga kerja dengan pendidikan lebih tinggi,” katanya.

Slamet berharap, di usia ke-74 tahun ini, Apindo semakin solid dan terus mendapat dukungan anggota untuk memperjuangkan kepentingan dunia usaha secara berkelanjutan. “Apindo ini satu-satunya organisasi pengusaha yang tidak dualisme. Ini patut kita syukuri dan kita jaga bersama,” tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pengusaha #apindo #kaltim #silaturahmi #konsolidasi #Iklim Usaha #Apindo Kaltim