KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Nilai ekspor Kalimantan Timur pada Desember 2025 menunjukkan akselerasi kuat dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut ditopang oleh kinerja sektor migas dan nonmigas yang sama-sama mencatatkan pertumbuhan, dengan lonjakan paling tajam terjadi pada sektor pertanian.
Statistisi Ahli Madya BPS Kaltim Ariyanti Cahyaningsih menjelaskan bahwa secara bulanan peningkatan ekspor tidak hanya terjadi pada satu sektor. “Peningkatan ekspor nonmigas dialami oleh semua sektor dengan peningkatan tertinggi terjadi pada sektor pertanian yang naik sebesar 580,65 persen,” katanya.
Selain sektor pertanian, ekspor hasil industri dan hasil tambang juga mencatatkan pertumbuhan masing-masing 113,23 persen dan 13,58 persen dibandingkan November 2025.
Baca Juga: Pakistan dan UEA Jadi Penyelamat, Nilai Ekspor Nonmigas Kaltim Naik Tajam di Akhir Tahun 2025
Meski demikian, jika dibandingkan secara tahunan, kondisi ekspor Kaltim menunjukkan tren yang berbeda. Pada Desember 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sektor migas maupun nonmigas tercatat mengalami penurunan.
Penurunan sektor nonmigas terutama dipengaruhi oleh turunnya ekspor hasil tambang sebesar 13,14 persen, meskipun ekspor hasil industri dan hasil pertanian tetap tumbuh cukup tinggi.
Baca Juga: Pajak Daerah di Samarinda Jadi Instrumen Regulasi, Capaiannya Tembus Segini
Secara kumulatif sepanjang Januari-Desember 2025, struktur ekspor masih didominasi oleh komoditas hasil tambang. “Tetap menjadi andalan ekspor dengan peranan 69,51 persen,” ungkap Ariyanti. Sementara itu, hasil industri menyumbang 20,66 persen dan ekspor migas berada di posisi ketiga dengan peranan 9,72 persen.
Dari sisi pelabuhan, Pelabuhan Balikpapan menjadi pintu ekspor terbesar pada Desember 2025 dengan nilai USD730,70 juta, disusul Pelabuhan Samarinda USD418,74 juta dan Pelabuhan Bonthan Bay USD361,96 juta. Secara keseluruhan, nilai ekspor dari lima pelabuhan utama meningkat 42,64 persen dibandingkan November 2025.
Sepanjang 2025, Pelabuhan Balikpapan juga menjadi kontributor terbesar ekspor Kaltim dengan andil 27,65 persen, diikuti Pelabuhan Samarinda 20,26 persen dan Pelabuhan Bonthan Bay 14,59 persen. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki