KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Akhir tahun 2025 menjadi penutup manis bagi sektor pariwisata Kalimantan Timur. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2025 menembus 1.455 orang. Angka tersebut bukan sekadar naik, tetapi menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Statistisi Ahli Madya BPS Kaltim Ariyanti Cahyaningsih mengungkapkan, lonjakan tersebut signifikan baik secara bulanan maupun tahunan. “Selama Desember 2025 ada sebanyak 1.455 wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke wilayah Kaltim. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan tersebut mengalami peningkatan sebesar 59,71 persen,” ujarnya.
Tak hanya itu, secara tahunan kenaikannya jauh lebih tajam. “Sementara, jika dibandingkan dengan Desember 2024, kunjungan wisman mengalami peningkatan sebesar 340,91 persen, yaitu dari 330 kunjungan wisman pada Desember 2024 menjadi 1.455 kunjungan wisman pada Desember 2025. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Desember 2025 merupakan jumlah terbanyak selama periode Januari 2023 hingga Desember 2025 atau selama 3 tahun terakhir,” jelasnya.
Dari sisi kebangsaan, wisman asal ASEAN menjadi penggerak utama pertumbuhan. Secara tahunan, kunjungan wisman kelompok kebangsaan ASEAN melonjak 486,16 persen, disusul Eropa 90,91 persen, serta Asia selain ASEAN 55,10 persen. Namun, terdapat penurunan pada kelompok Afrika 100 persen, Timur Tengah 50 persen, dan Amerika 45 persen.
Secara bulanan dibanding November 2025, kenaikan terjadi pada kelompok ASEAN sebesar 78,64 persen dan Asia selain ASEAN 11,76 persen. Sementara kelompok Afrika turun 100 persen, Oseania 36,84 persen, Amerika 35,29 persen, dan Eropa 34,38 persen.
Secara rinci, kunjungan Desember 2025 didominasi wisman berkebangsaan Brunei Darussalam sebanyak 837 kunjungan atau 57,53 persen. Disusul Malaysia 277 kunjungan (19,04 persen), Singapura 94 kunjungan (6,46 persen), Tiongkok 51 kunjungan (3,51 persen), serta Jerman dan Australia masing-masing 12 kunjungan (0,82 persen).
"Jika dilihat berdasarkan kelompok kebangsaan, ASEAN mendominasi 90,25 persen, diikuti Asia selain ASEAN 5,22 persen, Eropa 2,88 persen, Oseania 0,82 persen, Amerika 0,76 persen, dan Timur Tengah 0,07 persen. Tidak terdapat kunjungan wisman asal Afrika pada periode tersebut," tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani