KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – BIGmall Samarinda memperkuat amunisi. Di tengah proses pemulihan, okupansi tenant telah mencapai 82 persen hingga akhir tahun lalu, dengan sejumlah brand baru bersiap membuka gerai.
“Dari total semuanya kita punya ini sebenarnya okupansi kita sudah 82 persen. Kita harapkan nanti di Juni itu sudah hampir semua terbuka,” ujar GM BIGmall Samarinda Tumpal MP Silalahi atau dipanggil Olan.
Brand lama seperti Amazone, Matahari, dan Uniqlo tetap bertahan. Sementara tenant baru yang akan meramaikan BIGmall antara lain Nada Puspita, Laskada, Gelis, JD Sport, Delamibrands, hingga konsep gabungan Man Zone dan Minimal dalam satu toko. “Ada Kipling nanti, ada Pandora,” tambahnya menambah deretan brand luar negeri.
Beberapa restoran juga sedang fit out, seperti Leko dan Cabe Merah. BLTS bahkan sudah selesai. Olan menilai karakter belanja masyarakat Samarinda berbeda dengan kota di Jawa. “Kalau di sini mix. Belanja barang juga,” katanya.
Dia mencontohkan antusiasme terhadap brand fashion. “Daripada mereka datang ke Jakarta mendingan belanja di BIGmall. Kita sudah minta sama Uniqlo produknya jangan berbeda dengan Jakarta. Pengunjung mall Kalimantan ini enggak bisa disamakan dengan Jawa. Kalau di Jawa memang banyak kuliner, tapi di sini mix. Beragam,” ujarnya.
Dengan kombinasi tenant baru dan pola belanja masyarakat yang seimbang antara fashion dan kuliner, BIGmall optimistis pertengahan 2026 menjadi titik akselerasi baru. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo