KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Durasi menginap tamu hotel berbintang di Balikpapan mengalami perubahan menarik pada Desember 2025. Rata-rata lama menginap tercatat 1,61 hari, sedikit turun dibanding November 2025 yang mencapai 1,70 hari.
Namun jika dibandingkan Desember 2024, angka tersebut justru meningkat dari 1,56 hari. Perubahan paling signifikan datang dari wisatawan mancanegara. Rata-rata lama menginap tamu asing melonjak menjadi 3,12 hari pada Desember 2025, naik 0,66 poin dibanding November dan meningkat 1,06 poin dibanding Desember tahun sebelumnya.
Sebaliknya, Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama mengatakan, tamu nusantara mencatat rata-rata lama tinggal 1,59 hari, turun tipis 0,10 poin dibanding November 2025, namun masih sedikit lebih tinggi dibandingkan Desember 2024 yang berada di angka 1,55 hari.
Peningkatan durasi tinggal wisatawan asing ini dinilai menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi jasa kota ini. “Rata-rata lama menginap tamu asing meningkat cukup signifikan. Hal ini menunjukkan adanya aktivitas kunjungan yang lebih panjang, baik untuk kepentingan bisnis maupun proyek investasi,” jelasnya.
Sepanjang periode Desember 2024 hingga Desember 2025, puncak lama menginap tamu asing terjadi pada April 2025 dengan rata-rata 3,76 hari. Sementara tamu nusantara mencatat durasi tertinggi pada Agustus 2025 sebesar 1,74 hari.
Adapun titik terendah lama menginap wisatawan domestik terjadi pada Maret 2025 di angka 1,53 hari. Data tersebut menunjukkan pola perjalanan domestik yang cenderung singkat, berbeda dengan tamu asing yang memiliki kebutuhan tinggal lebih lama.
"Kondisi ini memperlihatkan bahwa kontribusi wisatawan internasional mulai memberikan dampak terhadap tingkat pemanfaatan kamar hotel, terutama dalam menjaga stabilitas pendapatan industri perhotelan di tengah fluktuasi tingkat hunian," tandasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo