KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - BSI Fest Ramadan 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi layanan perbankan, tetapi juga berperan sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk menghadirkan konsep festival terpadu yang menggabungkan kegiatan religi, hiburan keluarga, serta transaksi ekonomi berbasis digital di sembilan kota besar Indonesia.
Kegiatan yang digelar di pusat perbelanjaan ini dirancang untuk menarik kunjungan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Pengunjung tidak hanya mengikuti rangkaian acara Ramadan, tetapi juga berpartisipasi dalam berbagai aktivitas belanja yang terintegrasi dengan sistem pembayaran digital melalui aplikasi BYOND by BSI dan QRIS.
“BSI ingin hadir bukan sekadar sebagai bank, tetapi sahabat finansial, sosial, dan spiritual. Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat literasi dan aktivitas ekonomi syariah,” tutur Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy.
Ia menjelaskan bahwa festival menjadi strategi untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, terutama pada periode Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat.
Beragam program menarik turut disiapkan, seperti hadiah e-voucher belanja hingga Rp 200 ribu bagi pembukaan rekening digital serta paket sembako bagi transaksi QRIS.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan penggunaan pembayaran non-tunai sekaligus mendukung pelaku usaha yang terlibat dalam festival.
Selain transaksi ekonomi, acara juga diramaikan lomba religi anak, fashion show muslim cilik, dan shopping race yang menghadirkan pengalaman belanja interaktif bagi keluarga.
Konsep ini membuat festival tidak hanya berfungsi sebagai promosi perbankan, tetapi juga ruang rekreasi masyarakat selama Ramadan.
Ditambahkan, Area Manager BSI Balikpapan (Kaltimtara) Andi Asni menilai pendekatan berbasis festival terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas ekonomi daerah. Kehadiran ribuan pengunjung di pusat perbelanjaan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan transaksi pelaku usaha lokal.
Dengan target ratusan ribu pengunjung secara nasional, BSI berharap BSI Fest Ramadan mampu memperkuat posisi ekonomi syariah sebagai bagian penting pertumbuhan ekonomi domestik.
“Kegiatan seperti ini menghadirkan efek berganda. Masyarakat datang untuk acara, tetapi pada saat yang sama terjadi peningkatan transaksi dan pergerakan ekonomi di sekitar lokasi,” ucapnya.
Roadshow berlangsung mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026 di Surabaya, Jogjakarta, Jakarta, Medan, Bogor, Palembang, Makassar, Balikpapan, dan Bandung, sekaligus menjadi momentum memperluas ekosistem keuangan syariah di berbagai daerah. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo