Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Cara Pengurus Kadin Balikpapan Rayakan Ramadan, Ajak Ratusan Anak Yatim dan Kaum Duafa Buka Bersama

Ulil Mu'Awanah • Senin, 2 Maret 2026 | 20:02 WIB

KEKELUARGAAN: Ketua Kadin Balikpapan Noval Asfihani (kanan) bersama Soegianto mengajak para pengurus berbagi kebahagiaan dengan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa.
KEKELUARGAAN: Ketua Kadin Balikpapan Noval Asfihani (kanan) bersama Soegianto mengajak para pengurus berbagi kebahagiaan dengan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan mengambil langkah berbeda dalam menyambut Ramadan tahun ini.

Organisasi para pelaku usaha tersebut memilih menggelar kegiatan sosial dengan mengundang anak yatim dan masyarakat kurang mampu dari pinggiran kota untuk buka puasa bersama.

Sebelumnya ada wacana melaksanakan bazar, namun rencana tersebut dialihkan. Keputusan perubahan acara diambil setelah melalui berbagai pertimbangan internal.

Ketua Kadin Balikpapan Noval Asfihani menegaskan, perubahan konsep bukan berarti mengurangi semangat berbagi, melainkan justru memperkuat nilai kepedulian sosial yang ingin dihadirkan selama bulan suci.

"Bukan di cancel, tapi diubah konsep acaranya," tuturnya. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum tepat bagi dunia usaha untuk tidak hanya berbicara mengenai aktivitas ekonomi, tetapi juga menghadirkan empati dan solidaritas sosial.

“Kami melihat bahwa esensi Ramadan adalah berbagi. Karena itu kegiatan tahun ini kami arahkan agar manfaatnya bisa diterima langsung oleh mereka yang benar-benar membutuhkan,” ucap Noval.

Program bertajuk Kadin Peduli dan Berbagi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 Maret 2026. Ada ratusan anak yatim piatu dan kaum duafa akan dihadirkan dalam kegiatan buka puasa bersama yang dikemas dalam suasana kekeluargaan. Selain menikmati hidangan berbuka, para peserta juga akan menerima santunan serta bingkisan Ramadan.

Noval menjelaskan, kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi peran Kadin sebagai organisasi yang tidak hanya berorientasi pada penguatan dunia usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

“Kami ingin anak-anak ini merasakan suasana berbeda. Mereka datang ke hotel, berkumpul bersama, merasakan kebahagiaan Ramadan. Hal-hal sederhana seperti ini kadang punya makna besar,” katanya.

Noval berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk memaknai Ramadan tidak sekadar sebagai momentum peningkatan aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga kesempatan memperkuat nilai kemanusiaan.

“Dunia usaha tumbuh bersama masyarakat. Ketika masyarakat bahagia, ekonomi juga akan bergerak lebih baik. Itu yang ingin kami bangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin Kadin Balikpapan setiap Ramadan dengan konsep yang terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui perubahan konsep dari bazar menuju aksi berbagi, Kadin Balikpapan ingin menegaskan bahwa keberadaan organisasi pengusaha tidak hanya hadir dalam ruang bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat, terutama pada momentum penuh makna seperti bulan Ramadan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pariwisata Kadin Balikpapan Soegianto menambahkan, konsep acara dirancang sederhana namun tetap hangat dan bermakna.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama antara pengurus Kadin, mitra usaha, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Balikpapan, sebelum dilanjutkan dengan penyerahan santunan.

Ia mengungkapkan, salah satu fokus utama kegiatan tahun ini adalah memastikan bantuan menjangkau masyarakat di wilayah yang selama ini relatif kurang tersentuh kegiatan sosial berskala besar. Mayoritas penerima manfaat berasal dari kawasan pinggiran kota seperti Balikpapan Timur, terutama wilayah Teritip.

Pendataan dilakukan melalui jaringan relasi Kadin di tingkat kecamatan dan komunitas masyarakat setempat agar bantuan tepat sasaran. “Biasanya kegiatan sosial banyak terpusat di tengah kota. Kami ingin berbagi lebih merata, menjangkau saudara-saudara kita di wilayah pinggiran,” jelas Soegianto.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kadin mendorong semangat kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat. Kadin menilai kepedulian sosial merupakan elemen penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

"Tidak hanya itu, Kadin Balikpapan juga turut ambil bagian dalam program sosial Paket Ceria yang digagas Balikpapan Pos (Kaltim Post Group). Melalui program tersebut, Kadin ikut berpartisipasi memberikan paket bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat dhuafa di sejumlah wilayah pelosok," tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#buka puasa #anak yatim #Pengurus Kadin #ramadan #kegiatan sosial #balikpapan