Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menu Nusantara di Bakoel Bamboe Bikin Nagih, Rasanya Menghidupkan Suasana

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 29 Maret 2026 | 05:05 WIB

LEBIH SEMPURNA: Kolaborasi dengan Chef Marinka menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pendekatan ke lidah para tamu Bakoel Bamboe.
LEBIH SEMPURNA: Kolaborasi dengan Chef Marinka menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pendekatan ke lidah para tamu Bakoel Bamboe.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di balik setiap hidangan Nusantara, selalu ada cerita panjang tentang tradisi. Namun di Bakoel Bamboe, cerita itu tidak berhenti di masa lalu, melainkan diolah kembali agar tetap relevan dengan masa kini.

Ada sesuatu yang berbeda ketika hidangan pertama tiba di meja. Bukan sekadar makanan, melainkan sebuah pengalaman yang perlahan membangun suasana. Di Bakoel Bamboe, rasa seolah menjadi bahasa yang menyatukan percakapan.

Gurame Bakar Jimbaran hadir lebih dulu, dengan tampilan yang sederhana namun memikat. Warna keemasan dengan sedikit jejak bakaran menghadirkan aroma asap yang langsung mengundang selera.

Saat dagingnya dipisahkan, teksturnya lembut dan hangat, dengan bumbu khas Bali yang meresap dalam setiap serat. Ada rasa gurih yang dominan, diikuti manis yang halus dan sentuhan pedas yang muncul perlahan di akhir gigitan.

Tak lama, Sate Ayam Gepeng dengan Ketan Bakar melengkapi meja. Daging ayam yang dipipihkan memberikan pengalaman berbeda, lebih empuk, lebih menyerap bumbu.

Disajikan bersama ketan bakar yang sedikit renyah di luar namun tetap pulen di dalam, hidangan ini menghadirkan kontras tekstur yang menyenangkan. Serundeng kelapa yang hangat menambahkan lapisan rasa gurih yang menenangkan.

Nasi Liwet Sambal Roa kemudian menjadi pusat perhatian. Nasi yang pulen dengan rasa gurih menjadi dasar yang familiar, namun sambal roa menghadirkan kejutan. Aroma asap yang khas berpadu dengan pedas yang tajam, menciptakan karakter rasa yang kuat dan berani, seolah membawa lidah menjelajah ke Indonesia Timur.

Penutupnya, Dadar Gulung Ubi Ungu, menjadi jeda yang lembut. Warna ungu yang elegan berpadu dengan isian kelapa yang manis alami, menghadirkan rasa yang ringan namun tetap berkesan.

Direksi PT Selera Nikmat Nusantara Ivann Edward, mengatakan menu ini dirancang untuk dinikmati bersama. “Rangkaian menu ini kami kurasi untuk menghadirkan keberagaman rasa Indonesia dalam satu meja,” tuturnya.

Bersama Chef Marinka, pengalaman makan di sini tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang bagaimana setiap hidangan membuka ruang untuk berbagi cerita. "Dengan perpaduan antara tradisi dan modernitas, Bakoel Bamboe menghadirkan pengalaman kuliner yang terasa akrab, namun tetap segar," kata Edward.

Melalui menu #BoeatanMarinka, setiap hidangan mengalami sentuhan baru tanpa kehilangan identitas aslinya. Gurame Bakar Jimbaran, misalnya, tetap mempertahankan kekayaan bumbu khas Bali, namun disajikan dengan tampilan yang lebih rapi dan modern.

Begitu pula dengan Dadar Gulung Ubi Ungu yang tampil lebih menarik secara visual, tanpa mengubah cita rasa tradisionalnya.

Pendekatan ini tidak hanya soal estetika, tetapi juga pengalaman makan yang lebih ringan dan mudah dinikmati oleh generasi muda. Rasa tetap menjadi inti, namun penyajian menjadi pintu masuk yang menggugah rasa penasaran.

Ia menyebut bahwa inovasi ini dilakukan secara terukur. “Kami ingin menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan kekayaan rasa Nusantara yang menjadi identitas utama kami,” ucapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Chef Marinka #menu nusantara #pengalaman #bakoel bamboe