Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rumah Anak SIGAP Tanoto Foundation Jadi Model Intervensi Pengasuhan Anak Perkotaan, Balikpapan Jadi Percontohan

Ulil Mu'Awanah • Senin, 30 Maret 2026 | 22:23 WIB

PERCONTOHAN: Tanoto Foundation memperkenalkan konsep Rumah Anak SIGAP sebagai model baru intervensi tumbuh kembang anak di wilayah perkotaan.
PERCONTOHAN: Tanoto Foundation memperkenalkan konsep Rumah Anak SIGAP sebagai model baru intervensi tumbuh kembang anak di wilayah perkotaan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tanoto Foundation memperkenalkan konsep Rumah Anak SIGAP sebagai model baru intervensi tumbuh kembang anak di wilayah perkotaan. Program ini direncanakan mulai dikembangkan di Balikpapan sebagai proyek percontohan pada 2026.

Regional Lead Kalimantan Tanoto Foundation, Roselina Ping Juan, mengungkapkan selama ini Rumah Anak SIGAP lebih banyak diterapkan di wilayah pedesaan. Namun, kini konsep tersebut mulai diadaptasi untuk menjawab tantangan di kawasan urban.

“Selama ini Rumah Anak SIGAP banyak berada di daerah rural. Untuk perkotaan, ini baru dicetuskan di 2026 sebagai pengembangan internal kami,” ujarnya.

Menurutnya, Rumah Anak SIGAP dirancang sebagai pusat pembelajaran sekaligus pengembangan teknik pengasuhan anak. Selain itu, fasilitas ini juga akan menjadi ruang uji coba berbagai metode pendidikan anak usia dini sebelum diterapkan secara lebih luas.

Balikpapan dipilih sebagai lokasi awal karena dinilai memiliki kesiapan dari sisi komitmen pemerintah serta dukungan kebijakan terhadap program Kota Layak Anak.

“Kami melihat keaktifan dan keinginan Balikpapan untuk menjadi kota yang lebih ramah anak. Itu menjadi salah satu alasan utama kami memilih kota ini,” jelas Roselina.

Saat ini, survei lokasi awal dilakukan di kawasan Balikpapan Selatan. Selain itu, pengembangan juga diusulkan di wilayah Kariangau, sementara satu titik lainnya masih menunggu arahan dari pemerintah kota.

Meski masih dalam tahap awal, Tanoto Foundation menargetkan program ini berkembang secara bertahap hingga 2027. Balikpapan bahkan diproyeksikan menjadi salah satu kota dengan dominasi program Tanoto Foundation ke depan.

Melalui Rumah Anak SIGAP, diharapkan lahir model intervensi yang tidak hanya efektif di pedesaan, tetapi juga relevan untuk menjawab dinamika dan tantangan pengasuhan di wilayah perkotaan.

“Memang ini masih tahap awal dan belum ada penetapan resmi lokasi. Tapi ke depan, 2027 akan ada program yang lebih dominan di Balikpapan,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#kota layak anak Balikpapan #program anak usia dini Balikpapan #rumah anak sigap #tanoto foundation