Harga Emas Turun ke Rp 2,9 Juta, Pegadaian Dorong Investasi Lewat Cicilan Mulai Rp 30 Ribu

Ulil Mu'Awanah • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 17:51 WIB
Emas Pegadaian (FOTO ULIL/KP)
Emas Pegadaian (FOTO ULIL/KP)

KALTIMPOST.ID-Setelah Lebaran, harga emas yang cenderung stabil bahkan menurun dimanfaatkan Pegadaian untuk mendorong masyarakat kembali berinvestasi.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah menghadirkan program cicilan emas dengan promo menarik melalui aplikasi Tring!.

“Momentum harga yang relatif turun ini justru jadi kesempatan bagus. Kalau mau mulai, sekarang waktunya,” ucap Pimpinan Cabang Manggar Balikpapan Robby Chandra Hadiwiyanto.

Pada Kamis (2/4), harga emas batangan Antam berada di harga Rp 2.922.000 per gram. Menurun dari Rp 3,6 juta pada awal 2026 lalu.

Baca Juga: LAPORAN KHUSUS: IKN Ramai Dikunjungi saat Lebaran, Akademisi Unmul Ingatkan Fungsi Utama sebagai Ibu Kota Negara

Maka, Robby mengungkapkan saat ini merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi emas.

Pegadaian menawarkan skema cicilan emas dengan uang muka ringan, bahkan mulai Rp 30 ribu melalui aplikasi. Nasabah cukup memilih produk yang diinginkan, kemudian memasukkan kode promo untuk mendapatkan potongan harga.

Program itu berlangsung hingga Mei dan berlaku di seluruh outlet Pegadaian di Indonesia.

Tujuannya untuk meningkatkan kembali minat beli masyarakat yang sempat menurun setelah periode konsumsi tinggi saat Lebaran.

Robby menjelaskan bahwa pembelian emas dengan sistem cicilan kini semakin diminati karena lebih terjangkau.

“Masyarakat bisa menyesuaikan dengan kemampuan. Tidak harus langsung bayar penuh, bisa dicicil,” katanya.

Baca Juga: LAPORAN KHUSUS: Kunjungan ke IKN Terjadi Lonjakan tapi Sayang Wisatawan Lebih Memilih Menginap di Balikpapan karena Alasan Akomodasi yang Lengkap

Untuk saat ini, Pegadaian menetapkan minimal pembelian emas fisik mulai dari 2 maupun 5 gram dengan tenor cicilan hingga 12 bulan.

Kebijakan ini juga menjadi strategi untuk menjaga stabilitas permintaan di tengah lonjakan pembelian emas pecahan kecil sebelumnya.

Menurutnya, tren investasi emas di Balikpapan masih didominasi oleh masyarakat kelas menengah yang memilih nominal kecil hingga menengah. Namun demikian, potensi pasar masih sangat besar, terutama jika didukung oleh promo dan kemudahan akses digital.

“Itu bukan hanya soal investasi, tapi juga edukasi. Kita ingin masyarakat terbiasa menabung emas secara bertahap,” tutupnya. (rd)

Editor : Romdani.
penajam paser utara ibu kota nusantara Pegadaian Emas investasi emas Kutai Barat