KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125 PT Pegadaian bukan sekadar seremoni. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan arah baru perusahaan menuju level global, dengan Balikpapan menjadi salah satu basis penguatan transformasi.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa perjalanan panjang perusahaan menjadi fondasi kuat untuk terus beradaptasi di tengah dinamika industri keuangan modern.
“125 tahun bukan hanya tentang usia, tetapi tentang bagaimana kami terus bertransformasi dan menjaga kepercayaan masyarakat sebagai lembaga keuangan yang unggul dan terpercaya,” ujarnya.
Kinerja Pegadaian menunjukkan tren positif, didorong peningkatan produktivitas, sinergi bisnis, serta inovasi layanan berbasis digital. Transformasi tersebut tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan, khususnya berbasis emas.
Baca Juga: Porprov Kaltim 2026: Kukar Siap Tampil Maksimal, Anggaran Hampir Rampung
Langkah ekspansi global juga mulai diperkuat. Pegadaian telah membuka cabang di Timor-Leste sebagai pintu masuk pasar regional. Selain itu, kerja sama dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) di Jepang membuka peluang pendanaan global yang semakin memperkokoh struktur keuangan perusahaan.
Tak berhenti di situ, Pegadaian juga mengembangkan instrumen investasi baru berupa Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas. Produk ini diharapkan mampu menarik minat investor sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menambahkan bahwa Kalimantan memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi tersebut.
“Kami di wilayah terus memperkuat implementasi transformasi, baik dari sisi layanan, SDM, maupun kolaborasi dengan berbagai pihak. Balikpapan menjadi salah satu titik penting dalam mendukung pertumbuhan Pegadaian secara nasional,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, dalam memperluas dampak transformasi yang dilakukan perusahaan.
Dengan mengusung tema “MengEMASkan Indonesia”, Pegadaian tidak hanya menargetkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga peningkatan inklusi keuangan berbasis emas sebagai alternatif investasi yang aman dan terjangkau.
Ke depan, Pegadaian optimistis mampu memperkuat posisinya, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar global, dengan tetap membawa misi utama memberdayakan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo