KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Peluang investasi emas dalam jumlah besar di Balikpapan masih terbuka lebar. Di tengah dominasi pembelian emas retail, segmen emas ukuran besar dinilai belum tergarap optimal.
Pimpinan Cabang Manggar Balikpapan Robby Chandra Hadiwiyanto mengungkapkan, pembelian emas hingga 1 kilogram sebenarnya sudah ada, meski masih terbatas pada kalangan tertentu.
“Untuk 1 kilogram masih ada pembelinya, tapi memang profilnya kalangan terbatas,” ujarnya.
Menurutnya, segmen ini memiliki potensi besar karena berasal dari kelompok dengan kapasitas finansial tinggi. Meski jumlah pembeli tidak banyak, nilai transaksi yang dihasilkan cukup signifikan.
Baca Juga: Cetak Emas Digital Kian Diminati, Warga Balikpapan Tak Perlu Antre ke Outlet
Saat ini, pasar emas di Balikpapan masih didominasi produk ukuran kecil hingga menengah, seperti 1 gram, 2 gram, 5 gram, dan 10 gram. Produk tersebut dinilai lebih sesuai dengan kemampuan mayoritas masyarakat.
Namun demikian, Pegadaian mulai membidik pasar emas besar dengan berbagai strategi. Salah satunya melalui pendekatan kepada nasabah potensial, baik yang sudah ada maupun calon nasabah baru.
Selain itu, penawaran tarif khusus dan promo eksklusif juga disiapkan untuk menarik minat investasi dalam jumlah besar.
“Potensinya sebenarnya besar, hanya saja belum tergarap maksimal. Kita akan follow up nasabah existing maupun yang baru,” kata Robby.
Baca Juga: Penjualan Rumah di Balikpapan Anjlok 42 Persen, Segmen Atas Justru Melonjak
Ia menambahkan, edukasi menjadi faktor kunci dalam pengembangan segmen ini. Masih banyak masyarakat yang belum memahami keuntungan investasi emas dalam jumlah besar, terutama dari sisi stabilitas nilai dan efisiensi penyimpanan.
Dengan strategi yang tepat, Pegadaian optimistis pasar emas jumbo dapat berkembang seiring meningkatnya kesadaran investasi di kalangan masyarakat kelas atas.
"Ini peluang jangka panjang yang harus kita garap,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo