Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Transaksi Digital Pegadaian Melejit, tapi Emas Fisik Tetap Diburu Nasabah

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 7 April 2026 | 18:07 WIB
BERGESER: Jika sebelumnya mayoritas transaksi dilakukan secara langsung di outlet, kini nasabah Pegadaian mulai beralih ke layanan digital. Mulai dari pembayaran angsuran, perpanjangan gadai hingga pembelian emas.
BERGESER: Jika sebelumnya mayoritas transaksi dilakukan secara langsung di outlet, kini nasabah Pegadaian mulai beralih ke layanan digital. Mulai dari pembayaran angsuran, perpanjangan gadai hingga pembelian emas.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Transformasi digital di tubuh Pegadaian mulai mengubah wajah layanan. Transaksi tak lagi harus antre di outlet. Namun menariknya, di tengah lonjakan digitalisasi, minat masyarakat terhadap emas fisik justru tetap tinggi. Perubahan perilaku nasabah Pegadaian semakin terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Kehadiran aplikasi Tring! Pegadaian menjadi salah satu pendorong.

Pimpinan Cabang Pegadaian Manggar Robby Chandra Hadiwiyanto mengungkapkan, adopsi layanan digital melalui aplikasi Tring! mendorong peningkatan efisiensi dan volume transaksi. Dalam kondisi normal, tercatat hampir 200 transaksi per hari. “Kalau saya konsolidasikan dengan total sembilan outlet yang saya naungi, tentu angkanya lebih besar,” ucap Robby, Selasa (7/4).

Menurutnya, perubahan paling terasa terjadi pada pola interaksi nasabah. Jika sebelumnya mayoritas transaksi dilakukan secara langsung di outlet, kini nasabah mulai beralih ke layanan digital untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran angsuran, perpanjangan gadai, hingga pembelian emas.

Baca Juga: ASN Samarinda Segera WFH Seminggu Sekali? Pemkot Tunggu Lampu Hijau Wali Kota

“Yang biasanya datang ke outlet untuk bayar manual, sekarang sudah terbantu dengan adanya Tring! Pegadaian. Dari rumah pun sudah bisa transaksi sendiri. Bahkan kadang untuk beli emas, kami lihat di sistem sudah masuk tanpa nasabah datang ke kantor,” jelasnya.

Ia menambahkan, tingkat literasi digital nasabah juga mengalami peningkatan yang cukup pesat. Pengguna aplikasi Tring dinilai sudah memahami fitur-fitur layanan secara mandiri, sehingga mendorong percepatan transaksi sekaligus mengurangi antrean di outlet. “Kayaknya hampir semua yang sudah install Tring! itu benar-benar tahu layanan di dalamnya. Jadi membantu operasional kami,” katanya.

Di sisi lain, tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas fisik masih menjadi tren yang konsisten, bahkan setelah lonjakan permintaan pada periode sebelumnya. Robby menyebut bahwa stok emas secara nasional tetap dalam kondisi aman meskipun permintaan tinggi.

“Stok emas memang masih cukup tinggi. Minat masyarakat terhadap emas fisik juga tinggi, bukan hanya di sini tapi di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga: Resmi! Porprov Kaltim 2026 Digelar 14–27 November di Paser, Target Juara Umum Digaungkan

Ia memastikan sistem pengelolaan stok emas dilakukan secara terpusat dengan rasio ketersediaan yang terjaga. “Jadi jangan khawatir, stok itu satu banding satu. Ketika nasabah beli, emasnya sudah tersedia dan disimpan di brankas pusat kami,” tambahnya.

Dari sisi operasional layanan, hingga saat ini belum terdapat perubahan kebijakan terkait wacana penerapan sistem kerja lima hari bagi aparatur sipil negara maupun sektor swasta. Cabang Manggar masih menjalankan jam operasional seperti biasa. “Untuk saat ini kami belum ada arahan khusus dari kantor pusat terkait kebijakan lima hari kerja. Jam operasional tetap seperti biasa,” kata Robby.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk pada periode libur tertentu. Bahkan pada cuti bersama, beberapa unit layanan tetap beroperasi untuk memastikan kebutuhan nasabah tetap terpenuhi.

“Walaupun ada cuti bersama seperti tanggal 4 April, tetap ada beberapa cabang dan unit kerja yang buka. Kami tetap melayani masyarakat,” ujarnya. Adapun jam operasional layanan Pegadaian Cabang Manggar berlangsung hingga pukul 15.00 Wita pada hari kerja, sementara pada hari Sabtu layanan dibuka hingga pukul 12.30 Wita.

"Dengan kombinasi layanan digital yang semakin kuat dan dukungan operasional yang tetap stabil, Pegadaian optimistis mampu menjaga kinerja bisnis sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan pola transaksi yang semakin mengarah ke digitalisasi," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Pegadaian digital Tring #transaksi Pegadaian Balikpapan #investasi emas fisik #pembelian emas #Pegadaian Cabang Manggar