Neraca Perdagangan Kaltim Surplus Tembus USD 1,3 Miliar, Ditopang Sektor Nonmigas

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 19:35 WIB
NONMIGAS: Surplus besar nonmigas mampu menutupi defisit pada sektor migas. (RORO/KP)
NONMIGAS: Surplus besar nonmigas mampu menutupi defisit pada sektor migas. (RORO/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Neraca perdagangan Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mencatat surplus kuat pada Februari 2026. Kinerja ekspor Kaltim yang masih lebih tinggi dibanding impor menjadi penopang utama, meskipun sektor migas masih membukukan defisit. Neraca perdagangan pada Februari 2026 mengalami surplus USD1.325,22 juta. Surplus tersebut terutama berasal dari sektor nonmigas yang mencatatkan kinerja positif.

Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih, menjelaskan bahwa sektor nonmigas menjadi penopang utama dalam menjaga surplus perdagangan daerah. “Neraca perdagangan sektor nonmigas tercatat surplus USD1.358,60 juta, sebaliknya sektor migas tercatat defisit USD33,38 juta,” ujarnya.

Baca Juga: Impor Kaltim "Tiarap" di Februari: Konsumsi hingga Bahan Baku Kompak Turun, Ada Apa dengan Industri Kita?

Dominasi surplus nonmigas menunjukkan bahwa komoditas di luar sektor energi masih menjadi tulang punggung perdagangan Kaltim. Sementara itu, sektor migas yang masih mengalami defisit menunjukkan adanya ketergantungan terhadap impor energi, meskipun nilai ekspornya juga meningkat.

Jika dilihat secara kumulatif, kinerja neraca perdagangan Kaltim sepanjang Januari hingga Februari 2026 masih berada dalam tren positif. Total surplus selama dua bulan pertama tahun ini nilainya USD2.272,64 juta.

Ariyanti merinci, capaian tersebut merupakan hasil dari surplus besar di sektor nonmigas yang mampu menutup defisit pada sektor migas. “Selama Januari-Februari 2026, sektor migas mengalami defisit USD501,66 juta. Sebaliknya, sektor nonmigas mengalami surplus USD2.774,30 juta,” jelasnya.

Data BPS juga menunjukkan bahwa pola itu bukan hal baru. Dalam beberapa periode terakhir, sektor nonmigas secara konsisten menjadi penyumbang utama surplus perdagangan, sementara sektor migas cenderung mencatat defisit.

Editor : Muhammad Ridhuan
sektor migas sektor non migas BPS KALTIM neraca perdagangan Kinerja Ekspor Kaltim