Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Peternak Kaltim Wajib Tahu! Layanan Kesehatan Sapi dan Kambing di 28 Titik Ini Ternyata Gratis!

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 12 April 2026 | 17:11 WIB
28 TITIK: Ada sekitar 28 titik puskeswan se-Kaltim. Sebagian besar layanan dapat diakses secara gratis.
28 TITIK: Ada sekitar 28 titik puskeswan se-Kaltim. Sebagian besar layanan dapat diakses secara gratis.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim terus memperketat benteng pertahanan terhadap penyakit ternak, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Senjata utamanya bukan hanya vaksinasi massal, melainkan optimalisasi 28 unit Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di kabupaten/kota.

Vaksinasi masih menjadi langkah utama dalam menekan penyebaran penyakit, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Setahun dua kali, Januari sampai Maret, kemudian Juli sampai September,” ujar Fungsional Medik Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Maulana Firmansyah.

Program vaksinasi menyasar berbagai jenis ternak, baik untuk pembibitan maupun penggemukan. Peternak juga didorong untuk aktif berkoordinasi dengan petugas agar ternaknya mendapatkan perlindungan optimal.

Selain vaksinasi, layanan kesehatan ternak diperkuat melalui jaringan Puskeswan yang tersebar luas di Kaltim. Secara total, terdapat sekitar 28 unit Puskeswan yang beroperasi di berbagai wilayah. Di Samarinda, layanan Puskeswan tersedia di wilayah Lempake. Sementara di Balikpapan berada di daerah Teritip. Untuk Kutai Kartanegara, fasilitas ini dapat ditemukan di Samboja, Sepaku, Loa Kulu, hingga Kota Bangun.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Disdikbud Bontang Rilis Jadwal Lengkap SPMB 2026 Jenjang TK, SD, dan SMP

Di wilayah Kutai Timur, Puskeswan tersebar di Teluk Pandan, Rantau Pulung, hingga Kaliorang. Kutai Barat memiliki layanan di Barong Tongkok serta wilayah perbatasan Bongan.

Sementara itu, di Penajam Paser Utara, Puskeswan berada di Waru dan Sepaku. Untuk wilayah Paser, layanan tersedia di Long Ikis dan Kuaro. Adapun di Berau, Puskeswan dapat dijumpai di Gunung Tabur serta Talisayan.

Meski sudah cukup merata, Maulana mengakui masih ada daerah yang belum terjangkau optimal, seperti Mahakam Ulu yang jumlah fasilitasnya masih terbatas.

Keberadaan Puskeswan diakui Maulana menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi ternak, mulai dari pemeriksaan, pengobatan, hingga edukasi kepada peternak. Sebagian besar layanan bahkan dapat diakses secara gratis, khususnya untuk ternak ruminansia seperti sapi dan kambing.

Baca Juga: Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat 11 Persen Mulai April 2026, Cek Aturan Tarif Barunya

Menurut Maulana, selain fasilitas dan program yang tersedia, peran aktif peternak juga menjadi faktor penting dalam pengendalian penyakit. Dia mengimbau agar peternak segera melapor jika menemukan gejala penyakit pada ternaknya.

Dengan dukungan fasilitas yang semakin luas serta partisipasi peternak, diharapkan sistem pengendalian penyakit ternak di Kaltim dapat berjalan lebih efektif dan mampu menekan risiko kerugian di sektor peternakan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Puskeswan Kaltim #Layanan Kesehatan Hewan Gratis #Vaksinasi Ternak #Penyakit Mulut dan Kuku #DPKH Kaltim