Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Masa Tua Makin Terjamin? Aset Dana Pensiun Melesat Tembus Rp 1.700 Triliun!

Raden Roro Mira Budi Asih • Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB
TUMBUH: Industri dana pensiun tumbuh 12,52 persen yoy, pertumbuhan didorong program pensiun wajib.
TUMBUH: Industri dana pensiun tumbuh 12,52 persen yoy, pertumbuhan didorong program pensiun wajib.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kesadaran masyarakat dan penguatan program jaminan masa tua mulai membuahkan hasil manis. Industri dana pensiun nasional mencatatkan lonjakan performa signifikan pada pembukaan tahun 2026. Tak tanggung-tanggung, total asetnya kini telah menembus angka fantastis, yakni Rp 1.700 triliun.

“Di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per Februari 2026 tumbuh sebesar 12,52 persen yoy dengan nilai mencapai Rp1.700,93 triliun,” terangnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh program pensiun wajib yang menjadi kontributor utama dalam industri.

"Program pensiun wajib yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp1.287,24 triliun atau tumbuh 13,86 persen yoy,” beber Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) Misran Pasaribu.

Baca Juga: Aset Tembus Rp 1.219 Triliun, Intip Rapor Hijau Industri Asuransi Nasional Awal Tahun Ini

Sementara itu, program pensiun sukarela juga mencatatkan pertumbuhan meskipun lebih moderat. Total aset mencatatkan pertumbuhan 8,54 persen yoy dengan nilai mencapai Rp413,69 triliun. Berbeda dengan dana pensiun, kinerja asuransi nonkomersial justru mengalami sedikit penurunan.

“Untuk asuransi non komersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan (badan dan program jaminan kesehatan nasional) dan BPJS Ketenagakerjaan (badan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, atau jaminan kehilangan pekerjaan) serta program asuransi ASN, TNI, dan POLRI terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, total aset tercatat Rp220,20 triliun atau terkontraksi 0,57 persen yoy,” ungkapnya.

Di sisi lain, industri penjaminan tetap mencatatkan pertumbuhan meski terbatas. Pada perusahaan penjaminan, pada Februari 2026 nilai aset tumbuh 1,99 persen yoy menjadi Rp47,52 triliun. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Dana pensiun 2026 #aset BPJS Ketenagakerjaan #asuransi nonkomersial #jaminan hari tua