Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penumpang Pesawat di Kaltim Turun Februari 2026, Ini Bandara Paling Terdampak

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 15 April 2026 | 09:16 WIB
Penurunan penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan turut menyumbang melandainya jumlah angkutan udara domestik di Kaltim. (RADEN RORO MIRA/KALTIM POST)
Penurunan penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan turut menyumbang melandainya jumlah angkutan udara domestik di Kaltim. (RADEN RORO MIRA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Jumlah penumpang angkutan udara domestik di Kalimantan Timur mengalami penurunan pada Februari 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, total penumpang domestik hanya mencapai 206.029 orang. Angka ini turun 7,73 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 223.285 orang.

Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih, menjelaskan bahwa penurunan ini dipicu berkurangnya mobilitas di sejumlah bandara utama.

Baca Juga: Porprov Kaltim 2026: Balikpapan Siapkan Rp5 Miliar, Atlet Bisa Bertambah

“Penurunan terutama dipengaruhi berkurangnya jumlah penumpang di beberapa bandara di Kaltim, seperti Bandara Maratua 33,33 persen, Bandara Sepinggan Balikpapan 17,99 persen, Bandara Melalan Kutai Barat 14,20 persen, dan Bandara APT Pranoto Samarinda 9,81 persen,” ujarnya.

Dari sisi kontribusi, Bandara Sepinggan Balikpapan masih mendominasi. Pada Februari 2026, jumlah penumpang di bandara tersebut mencapai 136.136 orang atau 66,08 persen dari total penumpang domestik.

Sementara itu, Bandara APT Pranoto Samarinda mencatat 29.038 penumpang atau 14,09 persen dari total penumpang domestik.

Meski sebagian besar bandara mengalami penurunan, beberapa justru mencatat peningkatan signifikan. Bandara Kalimarau Berau misalnya, mengalami lonjakan hingga 69,55 persen dengan jumlah penumpang mencapai 39.112 orang.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Kutai Barat Dikebut, Batching Plant Siap Produksi Pekan Ini

Selain itu, Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu juga mengalami kenaikan sebesar 25,49 persen.

Secara kumulatif, kinerja penumpang domestik masih menunjukkan tren positif. Selama Januari hingga Februari 2026, jumlah penumpang mencapai 429.314 orang atau meningkat 6,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada penumpang internasional secara bulanan. Pada Februari 2026, jumlahnya tercatat 4.641 orang atau turun 18,99 persen dibandingkan Januari 2026.

Namun, secara kumulatif, jumlah penumpang internasional tetap tumbuh. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, tercatat 10.370 penumpang atau meningkat 7,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, meski terjadi penurunan dalam jangka pendek, pergerakan penumpang udara di Kalimantan Timur masih menunjukkan tren pertumbuhan pada awal 2026. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#penumpang pesawat Kaltim #bandara sepinggan #BPS KALTIM #apt pranoto #statistik penerbangan