Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sektor Makanan Minuman Kaltim Tumbuh 15 Persen, MIICCI Buka Pintu Ekspor ke Asia Hingga Eropa

Dina Angelina • Rabu, 15 April 2026 | 15:29 WIB
GO INTERNATIONAL: Presiden MIICCI, Tuan Haji Muhammad Fahmi, saat memaparkan peluang pasar halal global di hadapan pelaku UMKM Kaltim. (PEMPROV KALTIM)
GO INTERNATIONAL: Presiden MIICCI, Tuan Haji Muhammad Fahmi, saat memaparkan peluang pasar halal global di hadapan pelaku UMKM Kaltim. (PEMPROV KALTIM)

 

KALTIMPOST.ID - Lawatan Malaysia International Islamic Chamber of Commerce and Industry (MIICCI) bertemu pelaku usaha di Kaltim masih berlanjut. Kali ini dengan Samarinda dan sekitarnya, pada Selasa (14/4). Pertemuan business matching sebagai peluang bagi UMKM bisa mengakses pasar internasional. Terutama MIICCI yang tertarik dengan produk makanan dan minuman di Bumi Etam.

Presiden MIICCI Tuan Haji Muhammad Fahmi mengatakan, pihaknya berperan sebagai fasilitator dalam menjembatani kerja sama bisnis lintas negara. Itu mampu memberi jaminan keamanan dalam hubungan bisnis internasional. Serta meminimalkan risiko penipuan (scam), kecurangan (fraud), dan berbagai potensi pelanggaran lainnya. “MIICCI mengurangi risiko dan meningkatkan kepercayaan dalam menjalin kemitraan bisnis,” ungkapnya.

Menurutnya business matching adalah upaya strategis dalam memperkuat ekosistem industri makanan halal global. Kegiatan ini membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk menembus pasar internasional. Dia menegaskan, business matching ini bukan yang pertama dan terakhir. Namun justru menjadi langkah awal. Harapannya agenda ini dapat berlanjut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bersama.

Baca Juga: Peyek hingga Wedang Dayak Go International, Export Center Balikpapan Buka Keran Ekspor ke Malaysia

“Baik Malaysia dan Indonesia, khususnya di kawasan Asia hingga menjangkau pasar Eropa,” tuturnya. Business matching digelar DPPKUKM Kaltim membuka jalan bagi pelaku UMKM agar tidak hanya berkembang di daerah.  Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Prov Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, saat ini dominasi struktur ekonomi Kaltim diisi pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, serta pertanian. 

Sektor makanan dan minuman dari olahan UMKM ini menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan. “Kontribusi sektor makanan dan minuman terhadap perekonomian daerah tercatat sebesar 1,31 persen,” katanya.  Sektor produk makanan dan minuman ini mencatat pertumbuhan tertinggi hingga mencapai sekitar 15,96 persen. Sementara sektor migas dan batu bara yang selama ini berkontribusi besar hanya tumbuh sekitar 0,45 persen.

Sehingga sektor ini memiliki potensi besar dan terus berkembang. “Itu perlu didorong secara serius,” tegasnya. Business matching ini menjadi sarana pembelajaran bagi pemerintah daerah. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Business Matching Samarinda #UMKM Kaltim #Ekonomi Kaltim #Ekspor Kaltim #kaltim