Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Warga Samarinda Lagi Malas Plesiran? Pergerakan Wisnus Kaltim Anjlok 19 Persen, Mahulu Justru Melejit!

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 19 April 2026 | 20:27 WIB
KOTA ASAL: Menurut kota asal, perjalanan wisnus dari Samarinda yang terbesar. Namun catatkan tren penurunan pada Februari 2026.
KOTA ASAL: Menurut kota asal, perjalanan wisnus dari Samarinda yang terbesar. Namun catatkan tren penurunan pada Februari 2026.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Kalimantan Timur pada awal 2026 belum sepenuhnya pulih. Alih-alih meningkat, jumlah perjalanan justru mengalami penurunan, baik secara bulanan maupun tahunan.

Jumlah perjalanan wisnus selama Januari0Februari 2026 mencapai 2.600.789 perjalanan. Angka tersebut turun 3,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.684.995 perjalanan.

Ketua Tim Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih, menjelaskan bahwa penurunan juga terlihat secara bulanan.

“Pada Februari 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara tercatat 1.162.170 perjalanan, menurun 19,22 persen dibandingkan Januari 2026 dan menurun 4,83 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga: Wisata Kaltim Lesu? Kunjungan ke Berau Anjlok 27 Persen, PPU Justru 'Gacor' di Awal 2026!

Secara wilayah asal, kontribusi terbesar perjalanan wisnus masih didominasi Kota Tepian. Tercatat 299.423 perjalanan atau sekitar 25,76 persen dari total perjalanan pada Februari 2026.

Meski menjadi penyumbang terbesar, jumlah perjalanan dari Samarinda mengalami penurunan. Jika dibandingkan Januari 2026, terjadi penurunan 19,50 persen. Sementara dibandingkan Februari 2025, jumlah perjalanan juga turun tipis 1,62 persen.

Selain Samarinda, daerah lain dengan kontribusi tinggi adalah Kutai Kartanegara dengan 236.267 perjalanan (20,33 persen) dan Balikpapan 227.992 perjalanan (19,62 persen). Kutai Timur dan Penajam Paser Utara juga termasuk daerah dengan jumlah perjalanan wisnus yang relatif tinggi.

Namun, dinamika perjalanan wisnus tidak merata di seluruh daerah. Beberapa kabupaten/kota justru mencatat pertumbuhan positif jika dibandingkan tahun sebelumnya. Mahakam Ulu menjadi daerah dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 67,17 persen.

Baca Juga: UMKM Tak Perlu Takut Pajak! Kanwil DJP Kaltimtara Siapkan Skema Sederhana, Intip Bocorannya

Ariyanti menyebut, selain Mahakam Ulu, beberapa daerah lain juga mencatat peningkatan. “Pertumbuhan juga terjadi di Balikpapan 12,64 persen, Berau 7,75 persen, dan Kutai Timur 0,85 persen,” jelasnya.

Sebaliknya, sejumlah daerah mengalami penurunan cukup signifikan. Penajam Paser Utara mencatat penurunan terdalam 25,70 persen, diikuti Kutai Kartanegara 17,90 persen, dan Bontang 12,09 persen. Penurunan juga terjadi di Kutai Barat 3,27 persen, Samarinda 1,62 persen, serta Paser 0,38 persen.

Fluktuasi itu menunjukkan bahwa pergerakan wisatawan domestik masih dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pola perjalanan masyarakat yang cenderung berubah. Secara keseluruhan, meski beberapa daerah mencatat pertumbuhan, tren penurunan secara agregat menjadi sinyal bahwa sektor pariwisata domestik di Kaltim masih menghadapi tantangan di awal tahun 2026. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Wisatawan Nusantara Kaltim #Data BPS Kaltim #Perjalanan Wisata Mahakam Ulu #Tren Pariwisata Kaltim #wisata samarinda