KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Semangat pemberdayaan perempuan tampak kuat dalam gelaran Pameran Mulawarman Berkarya yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah VI/Mulawarman sekaligus memperingati Hari Kartini.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga simbol dukungan penuh pimpinan terhadap peran strategis perempuan dalam keluarga dan ekonomi.
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono memberikan perhatian serius terhadap pengembangan kreativitas Persit. Ia menilai, Persit bukan sekadar organisasi pendamping prajurit, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
“Persit harus mampu menjadi motor kreativitas dan kemandirian. Buah karya yang ditampilkan menunjukkan bahwa para anggota tidak hanya berperan di rumah, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang bernilai,” ungkap sang jenderal.
Dukungan tersebut diperkuat oleh Ketua Persit KCK Daerah VI/Mulawarman Syanti Krido Pramono, yang secara konsisten mendorong anggota Persit untuk berkembang melalui berbagai pelatihan dan kegiatan produktif. Menurutnya, perempuan memiliki ruang luas untuk berdaya tanpa meninggalkan peran utama dalam keluarga.
“Kami ingin perempuan tidak hanya dikenal sebagai istri dan ibu, tetapi juga sebagai individu yang mandiri, kreatif, dan mampu berkarya. Melalui pelatihan dan kegiatan seperti ini, kami membekali anggota agar bisa mengembangkan potensi diri,” kata Syanti.
Pameran ini mengangkat beragam tema mulai dari military accessories, kuliner kekinian, seni dan kreativitas, beauty dan lifestyle, hingga sektor pertanian dan satwa. Ragam produk yang ditampilkan menunjukkan bahwa kreativitas anggota Persit terus berkembang dan mampu mengikuti tren pasar.
Di balik kemeriahan pameran, geliat UMKM binaan Persit juga mulai terlihat. Salah satu anggota Persit Kodim 0905 Balikpapan, Yunike, menyampaikan bahwa produk-produk yang dipamerkan merupakan hasil pengembangan keterampilan para anggota.
Baca Juga: Tak Harus Berujung Penjara, Begini Cara Ajukan Restorative Justice di Polda Kaltim!
“Semua produk ini dibuat oleh ibu-ibu Persit. Kami mencoba mengembangkan bakat yang ada supaya bisa menjadi produk yang dikenal masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Persit tidak hanya menunjukkan eksistensi, tetapi juga mempertegas kontribusinya dalam mendukung ekonomi keluarga prajurit. Dukungan Pangdam dan kepemimpinan Ketua Persit menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya kreativitas dan kemandirian perempuan di lingkungan TNI, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi UMKM lokal untuk berkembang.
"Kami sangat didukung oleh ibu ketua kami di Persit Kartika Chandra Kirana maupun bapak Pangdam dalam bekarya melalui berbagai pelatihan dan kesenpatan bergabung dengan organisasi perempuan lainnya, sehingga menjadikan kami bisa belajar lebih banyak dan mengembangkan produk kami ke pasar yang lebih luas," tandasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo