Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Magnet IKN! Raksasa Kimia Tiongkok Lirik Kariangau, Siapkan Rencana Integrasi Produksi dan Logistik

Ulil Mu'Awanah • Senin, 27 April 2026 | 18:33 WIB
POTENSIAL: Tani Wijaya Rusdy (kiri) menerima kunjungan perwakilan Max Joy International Industry Limited Edward (tiga kiri). Dia juga mengajak calon investor meninjau langsung fasilitas utama seperti area container yard, alat bongkar muat, hingga sistem pengendalian operasional.
POTENSIAL: Tani Wijaya Rusdy (kiri) menerima kunjungan perwakilan Max Joy International Industry Limited Edward (tiga kiri). Dia juga mengajak calon investor meninjau langsung fasilitas utama seperti area container yard, alat bongkar muat, hingga sistem pengendalian operasional.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Keberadaan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) di beranda Ibu Kota Nusantara (IKN) menarik perhatian investor asal Tiongkok. Beberapa di antaranya mulai melakukan penjajakan untuk ikut mengembangkan kawasan industri di Bumi Etam.

Salah satu perusahaan yang tertarik adalah Max Joy International Industry Limited yang bergerak di bidang produksi kawat timah solder dan bahan kimia. Manajemen mereka pun sudah melakukan kunjungan sebagai tahap awal dalam menilai kelayakan investasi sekaligus memetakan potensi integrasi antara aktivitas produksi dan distribusi di kawasan terminal.

Rombongan investor disambut oleh Kepala Sekretaris Perusahaan PT Kaltim Kariangau Terminal Tani Wijaya Rusdy, bersama perwakilan PT Kaltim Melati Bhakti Satya sebagai pemegang saham daerah, Senin (27/4). Turut hadir pula perwakilan pemerintah provinsi yang memberikan dukungan dari sisi regulasi dan kebijakan investasi.

Dalam pemaparannya, Tani Wijaya Rusdy menjelaskan posisi terminal memiliki keunggulan konektivitas karena terhubung dengan jalur distribusi utama di Kalimantan Timur. Selain itu, kawasan ini masih memiliki ruang pengembangan yang cukup luas untuk mendukung aktivitas industri berbasis logistik.

Baca Juga: Kasus Suap IUP Kaltim, Dayang Donna Faroek Dituntut 6 Tahun 10 Bulan Penjara

“PT Kaltim Kariangau Terminal memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan industri yang terintegrasi dengan layanan logistik. Kami membuka peluang kerja sama dengan investor untuk menciptakan nilai tambah bagi daerah dan memperkuat konektivitas industri di Kaltim,” ungkap Tani.

Ia menambahkan, total lahan pengembangan mencapai sekitar 72,5 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan industri, mulai dari manufaktur hingga fasilitas pendukung logistik. Setelah sesi presentasi, rombongan investor diajak meninjau langsung fasilitas utama. Mereka mengamati area container yard, alat bongkar muat, hingga sistem pengendalian operasional.

Diskusi berlangsung intens di lapangan, dengan sejumlah pertanyaan terkait efisiensi layanan, kapasitas terminal, serta peluang ekspansi kawasan. Perwakilan Max Joy International Industry Limited Edward menyampaikan pihaknya melihat prospek yang menjanjikan dari kawasan tersebut, terutama dari sisi kesiapan infrastruktur dan akses distribusi.

“Kami melihat lokasi ini sangat strategis dan memiliki kesiapan infrastruktur yang baik untuk mendukung pengembangan industri kami. Kawasan ini memberikan peluang untuk integrasi antara produksi dan distribusi,” ujarnya. Menurutnya, integrasi tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, khususnya bagi industri berbasis bahan kimia dan manufaktur yang membutuhkan distribusi cepat dan stabil.

Baca Juga: Terkait Opsi Menginap di Masjid, Ketua Fraksi PDIP Kukar Minta Ahmad Yani Jaga Pernyataan Publik

Dari sisi daerah, dukungan terhadap rencana kerja sama ini juga ditegaskan oleh PT Kaltim Melati Bhakti Satya. Sinergi antara BUMD, pemerintah, dan investor dinilai menjadi kunci dalam mempercepat realisasi investasi serta memperkuat daya saing kawasan industri di Kalimantan Timur.

Pemerintah provinsi melalui instansi terkait juga menyatakan komitmennya dalam memfasilitasi proses perizinan dan pendampingan investasi. Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi investor sekaligus mempercepat implementasi proyek di lapangan. Tani menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti hasil kunjungan ini dengan kajian lebih mendalam, baik dari sisi teknis maupun bisnis.

Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan kawasan Kariangau sebagai salah satu simpul industri dan logistik di Kalimantan. Jika terealisasi, investasi ini tidak hanya akan meningkatkan aktivitas pelabuhan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan nilai tambah industri di wilayah tersebut.

“Kami siap mendukung proses investasi melalui kolaborasi dengan pemegang saham dan pemerintah daerah agar rencana pengembangan dapat berjalan optimal,” katanya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Logistik Kaltim #Max Joy International #Kawasan Industri Kariangau #investasi tiongkok #Kaltim Kariangau Terminal