KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Subsektor perkebunan menjadi tulang punggung usaha pertanian di Kalimantan Timur. Ratusan perusahaan tercatat aktif, dengan dominasi kuat satu komoditas utama.
Berdasarkan data updating Direktori Perusahaan Pertanian (DPP 2025) terdapat 223 perusahaan yang bergerak di subsektor perkebunan. Perusahaan tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota, dengan konsentrasi terbesar berada di Kutai Timur sebanyak 78 perusahaan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai mengungkapkan dominasi komoditas dalam subsektor tersebut. “Komoditas kelapa sawit merupakan komoditas yang paling dominan diusahakan oleh perusahaan pertanian, yaitu sebanyak 219 perusahaan (95,22 persen),” ujarnya.
Lalu di Kutai Barat dan Paser yaitu masing masing sebanyak 31 perusahaan (13,90 persen) dan 30 perusahaan (13,45 persen). Sementara itu, persebaran perusahaan di Kutai Kartanegara sebanyak 29 perusahaan (13,01 persen).
Baca Juga: DPRD Bontang Beri Atensi Penyelewengan Solar Subsidi di Tengah Kenaikan Dexlite
Berau sebanyak 25 perusahaan (11,21 persen), Penajam Paser Utara dan Balikpapan masing-masing 11 perusahaan (4,93 persen), serta Mahakam Ulu dengan 8 perusahaan (3,59 persen).
Dia juga menjelaskan keberagaman komoditas yang sebenarnya tersedia. “Perusahaan perkebunan mencakup berbagai komoditas seperti cengkeh, kakao, karet, kelapa sawit, kopi, hingga tanaman semusim lainnya,” jelas Mas’ud.
Seperti di Paser, ada 2 perkebunan karet lalu 1 jambu mete dan 1 perkebunan kemiri. Di Kutai Kartanegara, terdapat 3 perkebunan karet, dan di Kutai Timur ada 1 perkebunan karet. "Perlu menjadi catatan bahwa satu perusahaan dapat mengusahakan lebih dari satu jenis komoditas perkebunan," jelasnya.
Dalam direktori, sejumlah perusahaan besar tercatat mengusahakan kelapa sawit. Di antaranya Agri East Borneo Kencana, PT di Kutai Kartanegara, Agro Indomas East Kalimantan, PT di Penajam Paser Utara, serta Ampanas Estate di Kutai Timur.
Baca Juga: 102 Pekerja Tambang Kena PHK, Disnaker Bontang Siapkan Skema Penempatan dan Pelatihan
“Usaha tanaman perkebunan adalah kegiatan yang menghasilkan produk tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya dijual,” kata Mas'ud menegaskan karakter perusahaan tersebut.
Dominasi sawit yang mencapai lebih dari 95 persen menunjukkan struktur perkebunan Kaltim masih sangat bergantung pada satu komoditas utama. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo