KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang masih menantang, sektor perbankan di Kalimantan Timur tetap menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Terlihat dari kinerja penyaluran kredit perbankan yang masih tumbuh signifikan.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara), Misran Pasaribu, menegaskan bahwa fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan dengan baik.
“Per Februari 2026, perbankan di Kaltim masih menunjukkan peran aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional,” ujarnya.
Data menunjukkan, kredit berdasarkan lokasi bank tumbuh 13,16 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp109,20 triliun. Pertumbuhan tersebut mencerminkan masih kuatnya permintaan pembiayaan dari berbagai sektor ekonomi.
Selain itu, kredit berdasarkan lokasi penggunaan atau proyek juga mengalami peningkatan 7,51 persen yoy dengan nilai mencapai Rp203,26 triliun. Nenjadi indikator bahwa sektor riil di Bumi Etam masih bergerak dan membutuhkan dukungan pembiayaan.
Pertumbuhan kredit tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan tetap menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Pembiayaan yang disalurkan perbankan membantu menjaga aktivitas produksi dan distribusi tetap berjalan. “OJK Kaltim-Kaltara menilai sektor jasa keuangan di wilayah Kaltim masih berada dalam kondisi stabil dan terjaga,” tegasnya.
Dengan pertumbuhan kredit yang tetap solid, perbankan di Kaltim diharapkan mampu terus menjaga momentum ekonomi daerah. Di tengah tantangan yang masih berlangsung, dukungan pembiayaan menjadi faktor penting dalam memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan. (*)
Editor : Ismet Rifani