KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Peta penyaluran kredit perbankan di Kalimantan Timur menunjukkan dua wajah ekonomi yang berjalan beriringan. Di satu sisi, sektor rumah tangga mendominasi kredit konsumtif. Di sisi lain, sektor pertambangan tetap menjadi raja dalam pembiayaan proyek.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) per Februari 2026, kredit yang disalurkan bank di Kaltim berdasarkan lokasi bank paling besar mengalir ke sektor rumah tangga. Nilainya mencapai Rp34,13 triliun atau berkontribusi sekitar 31,26 persen dari total kredit.
Kepala OJK Kaltim-Kaltara Misran Pasaribu menjelaskan, dominasi sektor konsumtif itu menjadi karakteristik utama penyaluran kredit di daerah. “Bank yang berlokasi di Kaltim mayoritas menyalurkan kreditnya kepada sektor konsumtif terutama untuk sektor rumah tangga,” ujarnya.
Baca Juga: POM TNI Buka Suara soal Mafia BBM Subsidi di Kaltim, Ada Oknum Terlibat?
Setelah rumah tangga, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyalur kredit terbesar berikutnya dengan nilai Rp15,65 triliun. Disusul sektor perdagangan besar dan eceran yakni Rp14,14 triliun.
Namun, gambaran berbeda terlihat ketika kredit dilihat dari lokasi penggunaan atau proyek. Dalam konteks ini, sektor pertambangan dan penggalian justru menjadi yang terbesar.
Nilai kredit untuk sektor tambang mencapai Rp43,45 triliun atau berkontribusi 21,38 persen dari total kredit proyek. Sementara sektor rumah tangga berada di posisi kedua dengan Rp36,44 triliun atau 17,93 persen.
Baca Juga: Kapolda Kaltim Soroti ‘Wartawan Dadakan’ di Medsos, Hoaks Bisa Picu Konflik Sosial
Selanjutnya, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyerap Rp31,75 triliun. Sedangkan sektor perdagangan besar dan eceran mencapai Rp20,97 triliun.
Perbedaan pola menunjukkan bahwa ekonomi Kaltim masih sangat bergantung pada sektor ekstraktif, khususnya dalam skala proyek besar. Di saat yang sama, konsumsi rumah tangga tetap menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi harian. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo