KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kondisi ekonomi Bumi Etam yang berada di bawah angka pertumbuhan nasional ternyata memberikan tantangan tersendiri bagi industri otomotif. Namun Astra Motor Kaltim 1 tetap optimistis menatap pasar hingga akhir tahun 2026.
Ekonomi Kaltim selama triwulan I-2026 tidak begitu prima. Tercatat sedang-sedang saja dengan angka pertumbuhan hanya 2,99 persen. Sementara nasional 5 persen. Artinya Kaltim masih di bawah nasional.
Itu turut berdampak pada kondisi penjualan roda dua yang ikut mengalami koreksi di Kaltim. Namun Astra Motor Kaltim 1 tetap percaya dapat mendominasi pasar otomotif.
Baca Juga: Utang Online Kaltim Tembus Rp1,40 Triliun, Penerima Pinjaman Terus Naik
“Market share kami mencapai angka 75 persen,” kata Manager Marketing Astra Motor Kaltim 1 Andreas Nathanael kepada awak media, Sabtu (9/5). Pihaknya percaya diri menjadi top of mind bagi masyarakat.
Hadir dengan sejumlah line up produk mulai dari jenis skuter matik hingga bebek. Konsumen tinggal memilih sesuai kebutuhan. “Produk unggulan masih dari Beat Series, Scoopy, hingga PCX 160,” tuturnya.
Sementara untuk line up motor sport atau bebek selama 3-4 tahun terakhir sedikit berkurang secara konsistensi. “Faktornya memang konsumen ingin kemudahan. Akhirnya beralih ke matic,” imbuhnya.
Baca Juga: Disambut Antusias, Ribuan Pelari Ramaikan RSPB Run 2026
Astra Motor Kaltim 1 sebagai main dealer juga memiliki produk-produk terbaru yang keluar tahun ini. Mulai dari Honda Vario Street dan Scoopy dengan varian warna baru.
“Anak muda, kekinian, Gen-Z banget. Apalagi Gen Z ini menguasai sekitar 35 persen market share,” sebutnya. Selain itu, tentu ada berbagai upaya agar tetap mampu menjadi pilihan utama masyarakat.
Terutama menjaga pelayanan ke publik. Baik dari sisi penjualan maupun purna jual. “Mindset bagaimana memberikan pelayanan terbaik sepenuh hati supaya konsumen tetap setia. Istilahnya repeat order,” bebernya.
Cara lainnya dengan selalu membuat program-program menarik untuk seluruh segmen. Serta event-event yang unik dan kreatif untuk menarik masyarakat memilih produk Honda.
Ini turut memudahkan konsumen dalam memilih produk. Dia meyakini pasar hingga akhir tahun nanti akan lebih baik. “Apalagi dengan beberapa kebijakan pemerintah, semoga bisa mendorong perekonomian di Kalimantan,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo