Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ekspor Kaltim Anjlok USD154 Juta, Sektor Migas Jadi Biang Kerok Utama

Raden Roro Mira Budi Asih • Senin, 11 Mei 2026 | 17:17 WIB
MIGAS: Penurunan ekspor terjadi paling dalam pada komoditas migas. Dipicu melemahnya ekspor hasil minyak dan gas secara bersamaan.
MIGAS: Penurunan ekspor terjadi paling dalam pada komoditas migas. Dipicu melemahnya ekspor hasil minyak dan gas secara bersamaan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Penurunan tajam ekspor migas menahan laju perdagangan luar negeri Kalimantan Timur pada Maret 2026. Di tengah masih besarnya kontribusi sektor nonmigas, nilai ekspor Kaltim tetap terkoreksi dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat nilai ekspor Kaltim pada Maret 2026 mencapai USD1,518 miliar, turun 9,23 persen dibanding Februari 2026 yang senilai USD1,672 miliar.

Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan penurunan ekspor terjadi pada sektor migas maupun nonmigas. Namun, kontraksi paling dalam terjadi pada komoditas migas. Dia menjelaskan, nilai ekspor migas pada Maret 2026 tercatat hanya USD114,02 juta. "Nilai tersebut merosot dibanding Februari 2026 yang masih mencapai USD228,85 juta," bebernya.

Baca Juga: Dongkrak PAD, DPRD Bontang Dukung Penuh Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas di Bontang Lestari

Penurunan ekspor migas dipicu melemahnya ekspor hasil minyak dan gas secara bersamaan. Untuk hasil minyak, nilainya turun dari USD87,56 juta menjadi USD45,93 juta. Sedangkan ekspor gas turun dari USD141,29 juta menjadi USD68,09 juta.

Sementara itu, sektor nonmigas juga mengalami pelemahan meski tidak sedalam migas. Pada Maret 2026, nilai ekspor nonmigas tercatat USD1,404 miliar atau turun 2,74 persen dibanding Februari 2026 yang mencapai USD1,443 miliar.

Meski masih menjadi penopang utama ekspor Kaltim, perlambatan sektor nonmigas ikut memberi tekanan terhadap total nilai perdagangan luar negeri daerah. Dengan komposisi tersebut, ekspor nonmigas masih mendominasi lebih dari 92 persen total ekspor Kaltim selama Maret 2026.

Baca Juga: Sering Amblas, Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Bakal Diperbaiki: Dinas PU Turun Survei Lapangan

Tak hanya secara bulanan, kinerja ekspor Kaltim juga mengalami kontraksi secara tahunan. Jika dibandingkan Maret 2025, nilai ekspor turun 11,27 persen dari USD1,710 miliar menjadi USD1,518 miliar.

“Secara kumulatif nilai ekspor Kaltim selama Januari-Maret 2026 tercatat USD4.775,93 juta, atau turun 8,14 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025,” pungkas Mas’ud. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#ekspor Kaltim 2026 #perdagangan luar negeri Kaltim #nilai ekspor Kaltim #sektor migas melemah #Ekonomi Kalimantan Timur