KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Panitia persiapan pelaksanaan kurban Iduladha 1447 Hijriah di kawasan Balikpapan Islamic Center (BIC) 2026 masih membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin berkurban. Hingga pertengahan masa pendaftaran kurban pada 15 Mei, jumlah hewan kurban yang masuk tercatat masih di bawah angka tahun lalu.
Sekretaris Balikpapan Islamic Center (BIC) Bambang Saputra mengatakan saat ini panitia baru menerima 10 ekor sapi kurban. Jumlah tersebut masih lebih rendah dibanding tahun lalu yang mencapai 15 ekor sapi. “Kalau sekarang update-nya 10 ekor. Tahun lalu sekitar 15 ekor sapi. Tapi biasanya menjelang hari H masih ada yang datang tiba-tiba membawa sapi atau kambing,” ucap Bambang.
Menurutnya, sistem kurban di BIC dilakukan melalui pembukaan pendaftaran jamaah sekitar dua bulan sebelum Iduladha. Berbeda dengan beberapa tempat lain, BIC tidak menerapkan sistem arisan kurban. “Kalau di Islamic Center kita tidak buat arisan. Jadi menjelang Iduladha kita buka pendaftaran bagi jamaah yang mau berkurban,” katanya.
Baca Juga: Pengawasan Hewan Kurban Diperketat, Beli yang Ada Surat Kesehatan
Dari total sementara tersebut, lima ekor sapi berasal dari institusi atau perusahaan, sedangkan sisanya berasal dari jamaah. Hingga kini, panitia masih membuka pendaftaran dan pendataan hewan kurban, termasuk kambing yang biasanya baru datang mendekati hari penyembelihan.
Bambang mengakui situasi tahun ini tidak lepas dari kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat. Awalnya panitia optimistis dapat menghimpun hingga 20 ekor sapi, namun kondisi di lapangan membuat target tersebut harus disesuaikan.
“Jelas berpengaruh. Kita kemarin optimistis sebelum awal tahun bisa sampai 20 ekor. Tapi setelah melihat keadaan seperti ini ya kita realistis saja. Dapat 10 ekor alhamdulillah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penurunan jumlah kurban juga mulai terlihat di sejumlah masjid lain di Balikpapan. Bahkan, menurut pengamatannya, beberapa wilayah mengalami penurunan jumlah hewan kurban hingga 20 sampai 30 persen dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Penjualan Sapi Kurban di Samarinda Masih "Dingin", Pedagang Optimistis Ramai Sepekan Jelang Iduladha
“Kalau dari hawa-hawanya memang di beberapa tempat berkurang. Masjid dekat rumah juga berkurang kira-kira 20 sampai 30 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
Meski demikian, BIC tetap berupaya menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana berbagi untuk masyarakat luas. Tahun ini, panitia berencana menyalurkan daging kurban kepada para petugas kebersihan di seluruh Balikpapan tanpa membedakan latar belakang agama.
“Rencana tahun ini kita menyasar petugas kebersihan di seluruh Balikpapan. Kita akan kasih kupon pengambilan, tanpa melihat dia Islam atau tidak, semuanya kita kasih,” kata Bambang.
Namun apabila jumlah hewan kurban tidak mencukupi, distribusi akan diprioritaskan kepada jamaah mustahik dan masyarakat sekitar masjid di wilayah Balikpapan Selatan. Pelaksanaan kurban di BIC selama ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah tahunan umat Islam, tetapi juga turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Mulai dari peternak sapi dan kambing, pedagang pakan ternak, jasa transportasi hewan, hingga pekerja penyembelihan turut merasakan dampaknya setiap musim Iduladha. Karena itu, menurunnya jumlah hewan kurban tahun ini dinilai menjadi salah satu indikator melemahnya daya beli sebagian masyarakat.
"Kami masih berupaya dan berharap agar jumlah kurban masih dapat bertambah menjelang hari raya Iduladha 2026 nanti, hingga hari H tiba," tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo