KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Persaingan industri hotel di Balikpapan diperkirakan semakin ketat dalam waktu dekat. Di tengah okupansi yang belum sepenuhnya pulih, sejumlah hotel baru justru mulai bermunculan di Kota Minyak.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Soegianto mengungkapkan setidaknya ada dua hotel baru yang segera hadir dalam waktu dekat. “Ada dua hotel baru lagi yang akan muncul,” katanya.
Salah satu hotel disebut merupakan properti lama yang sebelumnya sempat tutup, namun kini diambil alih investor baru dan sedang menjalani proses rebranding. “Yang sebelumnya tutup sekarang di-rebranding lagi,” ujarnya.
Selain itu, pengembangan hotel bintang 3 juga disebut masih berjalan di beberapa kawasan Balikpapan. Kondisi ini membuat kapasitas kamar hotel di Balikpapan terus bertambah di saat tingkat hunian belum benar-benar stabil. “Itu yang nanti akan direbut-rebutkan,” kata Soegianto.
Baca Juga: Panduan Nelayan PPU Dapatkan Solar Subsidi: Wajib Punya Kartu Kusuka dan Rekomendasi Dinas
Saat ini, okupansi hotel bintang 4 dan 5 baru berada di kisaran 52 persen. Sementara hotel bintang 3 relatif lebih baik dengan angka 66,95 persen secara month to date Mei 2026.
Meski persaingan meningkat, Soegianto menyebut pelaku hotel sejauh ini masih menahan diri untuk tidak terjebak perang harga. “Kalau dijual murah juga belum tentu ada yang ambil. Jadi teman-teman masih bertahan di harga masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih membuat pasar hotel belum kembali normal. Namun PHRI tetap optimistis industri perhotelan Balikpapan memiliki peluang tumbuh, terutama dengan keberadaan IKN dan potensi event nasional.
“Mudah-mudahan nanti event-event nasional maupun internasional bisa menambah okupansi,” ucapnya.
Baca Juga: Pengprov PSTI Kaltim Audiensi dengan SKOI untuk Tingkatkan Prestasi Sepak Takraw
PHRI juga berharap pemerintah daerah lebih agresif menghadirkan atraksi dan kegiatan berskala besar agar tambahan kapasitas hotel yang terus tumbuh bisa terserap pasar. “Balikpapan harus makin giat dengan kegiatan-kegiatan atau atraksi,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo