Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ekspor Balikpapan Maret 2026 Turun 28,40 Persen, Pelemahan Migas dan Nonmigas Tekan Perdagangan

Ulil Mu'Awanah • Kamis, 21 Mei 2026 | 06:05 WIB
Ekspor
Ekspor

KALTIMPOST.ID-Kinerja ekspor Balikpapan pada Maret 2026 mengalami tekanan cukup dalam. Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan mencatat nilai ekspor melalui pelabuhan di Balikpapan turun 28,40 persen dibanding Februari 2026, dari USD 536,31 juta menjadi USD 383,99 juta.

“Penurunan tersebut terutama dipicu melemahnya ekspor sektor migas yang turun hingga 47,54 persen secara month to month. Sementara sektor nonmigas juga mengalami kontraksi sebesar 24,67 persen,” beber Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama.

Pelemahan ekspor dikatakan terjadi hampir di seluruh kelompok komoditas utama, baik migas maupun nonmigas. “Penurunan ekspor pada Maret 2026 dipengaruhi oleh turunnya nilai ekspor migas dan nonmigas. Secara bulanan, migas turun cukup dalam hingga hampir 50 persen,” timpalnya.

Secara rinci, ekspor migas turun dari USD 87,56 juta pada Februari menjadi USD 45,93 juta pada Maret 2026. Sedangkan nonmigas turun dari USD 448,74 juta menjadi USD 338,06 juta.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year, total ekspor Balikpapan juga turun 31,70 persen. Pada Maret 2025 nilai ekspor tercatat mencapai USD 562,25 juta.

Baca Juga: Warga Kubar Masih Kesulitan Mendapatkan Solar Subsidi, Diduga Kuat Pengetap BBM Jadi Penyebab Kelangkaan Minyak Diesel

Penurunan tahunan paling terasa terjadi pada komoditas migas yang terkoreksi 39,47 persen, dari USD 75,89 juta menjadi USD 45,93 juta. Sementara nonmigas turun 30,49 persen dari USD 486,36 juta menjadi USD 338,06 juta.

Marinda menjelaskan kondisi tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan luar negeri Balikpapan masih menghadapi tantangan dari sisi permintaan global maupun fluktuasi harga komoditas.

“Perubahan kondisi pasar internasional sangat memengaruhi ekspor Balikpapan, terutama komoditas berbasis sumber daya alam dan industri pengolahan,” katanya.

Meski demikian, secara kumulatif Januari-Maret 2026, total ekspor Balikpapan masih mencapai USD 1,43 miliar. Angka itu memang turun 8,85 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar USD 1,57 miliar. Namun masih menunjukkan aktivitas ekspor tetap berjalan stabil di tengah tekanan global.

“Sektor nonmigas masih menjadi tulang punggung ekspor Balikpapan dengan kontribusi mencapai 85,25 persen terhadap total ekspor Maret 2026. Sedangkan migas berkontribusi sebesar 14,75 persen,” sebutnya. (rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #Ekspor Balikpapan #minyak dan gas #Kutai Barat