Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

TPAK Kaltim Turun Jadi 66,25 Persen, Partisipasi Kerja Perempuan Melemah

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 22 Mei 2026 | 16:54 WIB
PARTISIPASI: Berdasarkan jenis kelamin, TPAK perempuan turun 1,79 poin.
PARTISIPASI: Berdasarkan jenis kelamin, TPAK perempuan turun 1,79 poin.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Badan Pusat Statistik mencatat tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) di Kalimantan Timur mengalami penurunan pada Februari 2026. Penurunan terutama terjadi pada kelompok perempuan.

Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai menyebutkan, TPAK Kaltim pada Februari 2026 berada di angka 66,25 persen. Angka tersebut turun 0,15 persen poin dibanding Februari 2025 yang sebesar 66,40 persen.

TPAK merupakan persentase banyaknya angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja. Indikator tersebut menggambarkan seberapa besar penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi.

"Penduduk usia kerja di Kaltim pada Februari 2026 mencapai 3.179.145 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.106.306 orang masuk kategori angkatan kerja atau sekitar 66,25 persen," jelas Mas’ud merujuk data Berita Resmi Statistik (BRS) Keadaan Ketenagakerjaan yang rilis Mei 2026.

Baca Juga: Purbaya Bongkar Modus 10 Raksasa CPO, Pajak Negara Bocor lewat Singapura

Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki tercatat 84,25 persen, sedangkan perempuan hanya 46,85 persen. “Apabila dibandingkan Februari 2025, TPAK laki-laki mengalami peningkatan 1,37 persen poin sedangkan TPAK perempuan mengalami penurunan 1,79 persen poin,” lanjut Mas’ud.

Secara tahunan, jumlah penduduk usia kerja di Kaltim sebenarnya masih mengalami peningkatan dibanding Februari 2024.

Saat itu, jumlah penduduk usia kerja tercatat sebanyak 3.030.406 orang, sedangkan pada Februari 2026 meningkat menjadi 3.179.145 orang. Namun, jika dibandingkan Februari 2025, jumlah penduduk usia kerja turun sebanyak 18.148 orang. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#ekonomi Kaltim 2026 #TPAK Kaltim #partisipasi angkatan kerja #tenaga kerja perempuan #ketenagakerjaan Kaltim