KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Jumlah pengangguran di Kalimantan Timur pada Februari 2026 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jika jumlah pengangguran di Kaltim kini berada di angka 111.092 orang.
"Komposisi angkatan kerja di Kaltim pada Februari 2026 terdiri atas 1.995.214 orang bekerja dan 111.092 orang pengangguran. Apabila dibandingkan Februari 2025, terjadi penurunan jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur sebanyak 16.850 orang,” ujar Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai.
Mas’ud menjelaskan, pada periode yang sama jumlah penduduk bekerja turun sebanyak 14.776 orang. Sementara jumlah pengangguran juga turun sebanyak 2.074 orang dibanding Februari 2025.
Baca Juga: Pengusaha Jakarta Laporkan Notaris di Balikpapan, Diduga Gelapkan Rp1,7 Miliar Urus Surat Tanah
Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kaltim pada Februari 2026 tercatat 5,27 persen. Angka tersebut turun dibanding Februari 2025 yakni sebesar 5,33 persen.
Penurunan TPT paling dalam terjadi di wilayah perdesaan. TPT perdesaan turun dari 5,23 persen menjadi 3,76 persen atau turun 1,47 persen poin. Sebaliknya, TPT perkotaan mengalami kenaikan. Pada Februari 2026, TPT perkotaan tercatat sebesar 5,82 persen, naik dibanding Februari 2025 yang sebesar 5,37 persen.
Meski secara tahunan jumlah angkatan kerja turun dibanding Februari 2025, kondisi ketenagakerjaan Kaltim masih menunjukkan peningkatan dibanding Februari 2024. “Jumlah angkatan kerja mengalami peningkatan sebanyak 96.789 orang, penduduk bekerja naik sebanyak 101.220 orang dan pengangguran turun sebanyak 4.431 orang,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo