KALTIMPOST.ID, Jakarta - Memulai bisnis sejak kuliah kini menjadi tren di kalangan anak muda Indonesia. J&T Express menghadirkan J&T Super Seller Competition 2026 dengan total hadiah Rp500 juta untuk membantu pebisnis muda mengembangkan usahanya.
Kompetisi ini terbuka untuk mahasiswa aktif dan fresh graduate. Pendaftaran dibuka gratis hingga 13 Juni 2026.
Hasil riset SMERU tahun 2022 menunjukkan 73 persen anak muda tertarik berbisnis. Kehadiran media sosial membuat usaha kini lebih mudah dimulai tanpa toko fisik.
Banyak pelaku usaha memulai bisnis dari lingkar pertemanan dan marketplace. Namun, tantangan mulai muncul ketika bisnis harus berkembang lebih besar.
Baca Juga: Kawasan Ini Masuk Bidikan Pemkot Balikpapan untuk Sekolah Rakyat
Tidak sedikit bisnis yang sudah memiliki pembeli tetapi masih sulit naik level. Kondisi ini sering dialami mahasiswa dan fresh graduate yang baru merintis usaha.
CEO dan Founder Skin Game, Michella Ham, mengatakan bisnis membutuhkan komitmen besar. Menurutnya, setiap keputusan akan menentukan perkembangan usaha ke depan.
“Memiliki bisnis seperti memiliki anak yang harus dijaga sepenuh hati. Kita perlu memahami apa yang dibutuhkan bisnis,” ujar Michella Ham.
Ia menambahkan pelaku usaha harus tahan banting dan terus belajar. Pebisnis muda juga diminta tidak ragu bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman.
Salah satu tanda bisnis belum berkembang adalah ketika modal terus habis untuk produksi berikutnya. Akibatnya, pelaku usaha sulit menambah stok dan memperluas pemasaran.
Masalah lain muncul ketika produk sudah laku tetapi belum siap ekspansi. Banyak usaha belum memiliki kapasitas produksi dan strategi pemasaran yang kuat.
Selain itu, banyak pebisnis muda terlalu fokus pada operasional harian. Kondisi ini membuat mereka sulit mendapatkan akses belajar dan mentoring bisnis.
Padahal, mentor dapat membantu pelaku usaha memahami pasar dengan lebih baik. Masukan dari praktisi juga penting untuk memperkuat strategi bisnis.
Melihat kondisi tersebut, kompetisi bisnis dinilai dapat menjadi solusi pengembangan usaha. Selain mendapat modal, peserta juga bisa menguji kesiapan bisnis mereka.
Dalam program ini, 10 finalis akan memperoleh dana inkubasi masing-masing Rp20 juta. Tiga pemenang utama juga akan mendapatkan hadiah Rp100 juta, Rp75 juta, dan Rp50 juta.
Pemenang utama turut memperoleh tabungan usaha dari Bank Central Asia senilai Rp25 juta. Program ini juga menghadirkan sesi mentoring bersama para juri.
Salah satu juri yang terlibat adalah Raditya Dika. Peserta juga akan mendapat insight langsung dari Michella Ham.
Baca Juga: Oase Hijau di Tengah Deru IKN, Kisah Agus Setiawan, Pejuang Lingkungan PPU
Brand Manager J&T Express, Herline Septia, mengatakan wirausaha muda membutuhkan dukungan pengembangan usaha. Menurutnya, tantangan bisnis tidak berhenti saat usaha mulai berjalan.
“Kami memahami bahwa tantangan wirausaha muda tidak berhenti pada keberanian untuk memulai bisnis. Ketika usaha mulai berjalan, mereka membutuhkan dukungan dan pendampingan yang relevan agar bisnisnya dapat bertumbuh dan lebih terarah,” kata Herline Septia.
Ia berharap kompetisi ini dapat membantu mahasiswa dan fresh graduate mengembangkan bisnisnya. Program ini juga diharapkan membuka peluang usaha yang lebih berkelanjutan.
Untuk pendaftaran J&T Super Seller Competition, silakan kunjungi bit.ly/SuperSellerCompetition2026. Informasi lengkap mengenai syarat dan ketentuan dapat diakses melalui jntdekatdihati.com/superseller. (del).
Editor : Agus Prayitno