Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kapal Asing Meningkat, Perdagangan Internasional Balikpapan Tunjukkan Sinyal Pemulihan

Ulil Mu'Awanah • Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:52 WIB
HARAPAN: Aktivitas pelayaran internasional di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan menunjukkan sinyal pemulihan pada Maret 2026.
HARAPAN: Aktivitas pelayaran internasional di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan menunjukkan sinyal pemulihan pada Maret 2026.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Aktivitas pelayaran internasional di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan menunjukkan sinyal pemulihan pada Maret 2026.

Jumlah kunjungan kapal luar negeri tercatat sebanyak 10 unit, meningkat 66,67 persen dibandingkan Februari 2026 yang hanya enam unit. Meski demikian, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 47 unit.

"Peningkatan juga terlihat dari sisi ukuran kapal. Total Gross Register Tonnage (GRT) kapal luar negeri mencapai 31.861 GRT atau naik 94,80 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata Marinda Dama, Kepala BPS Balikpapan.

Berdasarkan ukuran panjang kapal atau Length Overall (LOA), kunjungan kapal luar negeri mencapai 599 meter. Angka tersebut melonjak 103,05 persen dibandingkan Februari 2026.

Baca Juga: Aktivitas Logistik Domestik Melemah, Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Turun

Selain peningkatan kunjungan kapal, aktivitas bongkar muat barang internasional juga menunjukkan perkembangan menarik. Total barang luar negeri yang melalui pelabuhan mencapai 8.253 ton.

Meski turun 38,98 persen dibandingkan Februari 2026, angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat atau 104,28 persen dibandingkan Maret 2025.

Volume barang impor maupun ekspor sama-sama menunjukkan pertumbuhan tahunan yang kuat. Barang bongkar mencapai 7.537 ton atau naik 105,76 persen dibandingkan Maret tahun lalu. Sementara barang muat mencapai 716 ton atau meningkat 89,92 persen secara tahunan.

Marinda menyebut perkembangan tersebut menunjukkan adanya perbaikan aktivitas perdagangan internasional dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Investor Lokal Jadi Tumpuan saat Dibayangi Ketidakpastian, BEI Pastikan Saham Tak Ditinggalkan

“Secara tahunan, baik kunjungan kapal maupun volume barang luar negeri menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Ini menjadi indikasi adanya peningkatan aktivitas perdagangan internasional yang melalui pelabuhan di Balikpapan,” sebutnya.

Menurut Marinda, meskipun terjadi koreksi bulanan pada volume barang luar negeri, capaian tahunan yang tumbuh lebih dari 100 persen menunjukkan bahwa aktivitas ekspor-impor masih bergerak ke arah positif.

"Perkembangan ini sekaligus memperkuat posisi Balikpapan sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan internasional di Kalimantan Timur, terutama dalam mendukung konektivitas logistik dan aktivitas ekonomi kawasan," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perdagangan internasional Balikpapan #aktivitas pelabuhan Balikpapan #logistik internasional #ekspor impor Kalimantan Timur #perdagangan luar negeri