Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Samarinda Catat Inflasi Tertinggi di Kaltim, PPU Jadi yang Terendah

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 2 Juni 2026 | 16:32 WIB
TAHAN LAJU: Penurunan harga komoditas seperti bawang merah dan bawang putih menahan laju inflasi bulanan Kaltim.
TAHAN LAJU: Penurunan harga komoditas seperti bawang merah dan bawang putih menahan laju inflasi bulanan Kaltim.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Laju inflasi di Kalimantan Timur pada Mei 2026 menunjukkan tren yang berbeda di setiap daerah. Dari empat kabupaten/kota cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK), Samarinda mencatat inflasi tahunan tertinggi, sementara Penajam Paser Utara (PPU) menjadi yang terendah.

Samarinda membukukan inflasi year-on-year (yoy) sebesar 3,42 persen dengan IHK 111,62. Di sisi lain, inflasi terendah tercatat di PPU sebesar 2,33 persen dengan IHK 111,59. Berau berada di posisi berikutnya dengan inflasi 2,88 persen dan IHK 111,68. Sementara Kota Balikpapan mencatat inflasi 2,75 persen dengan IHK 111,57.

Secara keseluruhan, inflasi tahunan Kaltim pada Mei 2026 tercatat 3,04 persen dengan IHK 111,61. Angka tersebut menunjukkan tekanan harga di tingkat provinsi masih berada di atas capaian beberapa daerah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai menjelaskan, secara bulanan sejumlah komoditas yang paling banyak mendorong inflasi antara lain angkutan udara, solar, sewa rumah, pelumas atau oli mesin, sate, bensin, sepeda motor, ayam goreng, makanan hewan peliharaan, hingga ban luar motor.

Sebaliknya, penurunan harga sejumlah komoditas pangan membantu menahan laju inflasi. "Beberapa di antaranya daging ayam ras, ikan layang, kangkung, bawang merah, ikan tongkol, bayam, cabai rawit, tomat, udang basah, hingga bawang putih," bebernya.

Selain itu, emas perhiasan, baju muslim wanita, baju muslim anak, ikan nila, dan ikan bandeng juga tercatat memberikan andil terhadap deflasi bulanan pada Mei 2026. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Mas'ud Rifai #inflasi kaltim2025 #BPS KALTIM