Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bahan Bakar Mineral Masih Rajai Ekspor Kaltim, Kuasai 74,62 Persen Pangsa Nonmigas

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 3 Juni 2026 | 20:30 WIB
DOMINASI: Golongan bahan bakar mineral dominasi total ekspor Kaltim, tercatat 74,62 persen dari total ekspor.
DOMINASI: Golongan bahan bakar mineral dominasi total ekspor Kaltim, tercatat 74,62 persen dari total ekspor.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Komoditas bahan bakar mineral masih menjadi penopang utama ekspor nonmigas Kalimantan Timur (Kaltim). Selama Januari hingga April 2026, golongan barang tersebut menyumbang 74,62 persen dari total ekspor nonmigas Kaltim atau menjadi kontributor terbesar dibandingkan komoditas lainnya.

Diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai, secara kumulatif 10 golongan barang utama memberikan kontribusi hingga 99,80 persen terhadap total ekspor nonmigas sepanjang empat bulan pertama tahun ini.

“Selama Januari-April 2026, ekspor dari 10 golongan barang (HS 2 digit) memberikan kontribusi 99,80 persen terhadap total ekspor nonmigas. Golongan barang yang memberikan andil terbesar terhadap total ekspor nonmigas adalah golongan barang bahan bakar mineral dengan kontribusi 74,62 persen,” katanya.

Baca Juga: Ekspor Kaltim Tembus USD 1,77 Miliar pada April 2026, Melonjak 16,86 Persen Berkat Nonmigas

Dominasi bahan bakar mineral juga terlihat pada kinerja bulanan. Pada April 2026, nilai ekspor komoditas tersebut mencapai USD1,23 miliar, meningkat USD182,10 juta atau 17,40 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat USD1,05 miliar. Kenaikan tersebut menjadi yang terbesar di antara seluruh golongan barang nonmigas.

Selain bahan bakar mineral, lonjakan ekspor juga terjadi pada golongan lemak dan minyak hewani atau nabati. Nilai ekspornya naik dari USD151,92 juta pada Maret menjadi USD251,03 juta pada April 2026. Kenaikan USD99,11 juta atau 65,24 persen tersebut menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekspor nonmigas Kaltim pada bulan lalu.

Mas’ud menjelaskan, terdapat pula peningkatan pada sejumlah komoditas lain, termasuk besi dan baja yang sebelumnya tidak mencatatkan ekspor. Pada April 2026, golongan barang tersebut membukukan nilai ekspor USD15,49 juta.

Baca Juga: Utang Pemkot Samarinda Masih Rp 400 Miliar, Pemkot Samarinda Dahulukan Gaji dan Pelayanan Publik

Kenaikan juga terjadi pada bahan kimia anorganik yang tumbuh 34,62 persen menjadi USD57,90 juta serta bahan kimia organik yang meningkat 37,78 persen menjadi USD13,31 juta.

Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa golongan barang justru mengalami penurunan. Penurunan terdalam terjadi pada berbagai produk kimia yang turun USD31,41 juta atau 34,76 persen, dari USD90,37 juta pada Maret menjadi USD58,96 juta pada April 2026.

“Berdasarkan golongan barang, peningkatan nilai ekspor nonmigas terbesar pada April 2026 terhadap Maret 2026 terjadi pada golongan barang bahan bakar mineral yang naik USD182,10 juta (17,40 persen). Sebaliknya, penurunan nilai ekspor terdalam terjadi pada golongan barang berbagai produk kimia USD31,41 juta (34,76 persen),” tutup Mas’ud. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#ekspor nonmigas Kaltim #Ekspor bahan bakar mineral Kaltim #Komoditas ekspor Kaltim #Bahan bakar mineral #Ekspor April 2026