BALIKPAPAN-Perubahan kondisi ekonomi global dan tingginya volatilitas pasar saham mulai memengaruhi preferensi investasi generasi muda. Di tengah ketidakpastian pasar, emas dinilai semakin menarik sebagai instrumen investasi yang sederhana dan mudah diakses.
Dosen dan peneliti STIE Balikpapan Bambang Saputra menilai generasi muda cenderung mencari instrumen investasi yang fleksibel serta mudah dicairkan ketika dibutuhkan.
Karakteristik tersebut membuat emas menjadi salah satu pilihan utama dibandingkan instrumen investasi lain yang lebih kompleks.
“Untuk anak muda, investasi emas masih cukup menjanjikan. Karakternya lebih likuid sehingga ketika memerlukan dana bisa lebih mudah dicairkan,” ungkap Bambang.
Fenomena itu muncul seiring meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan keuangan dan perlindungan aset.
Berbeda dengan saham yang memiliki fluktuasi harga harian cukup tinggi, emas dianggap lebih mudah dipahami oleh investor pemula.
Selain itu, perkembangan teknologi digital juga mempermudah masyarakat membeli emas dengan nominal yang relatif kecil melalui berbagai platform investasi.
Bambang menjelaskan bahwa setiap instrumen investasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. “Investor muda perlu memahami tujuan investasinya sebelum menentukan pilihan,” tuturnya.
Bagi yang mengejar pertumbuhan aset jangka panjang, saham tetap menawarkan peluang keuntungan yang lebih besar. Namun bagi yang mengutamakan stabilitas dan kemudahan pencairan dana, emas dapat menjadi alternatif yang lebih sesuai.
Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini justru menjadi momentum bagi generasi muda untuk mulai belajar membangun portofolio investasi yang sehat melalui kombinasi beberapa instrumen.
“Yang terpenting adalah memahami risiko masing-masing instrumen dan menyesuaikannya dengan kebutuhan serta tujuan keuangan,” katanya.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, kemampuan generasi muda mengelola investasi secara bijak akan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan keuangan pribadi pada masa depan. (rd)
Editor : Romdani.