Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Impor Pupuk Kaltim Tiba-Tiba Meledak USD 12 Juta, Picu Lonjakan Impor Nonmigas 25,94 Persen

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 5 Juni 2026 | 17:31 WIB
MENDORONG: Kenaikan impor pupuk mendorong peningkatan nilai impor nonmigas Kaltim 25,94 persen.
MENDORONG: Kenaikan impor pupuk mendorong peningkatan nilai impor nonmigas Kaltim 25,94 persen.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pupuk menjadi komoditas dengan lonjakan impor nonmigas paling mencolok di Kalimantan Timur pada April 2026. Setelah tidak mencatatkan impor pada bulan sebelumnya, nilai impor komoditas tersebut langsung mencapai USD12,09 juta.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menunjukkan lonjakan tersebut menjadi kenaikan terbesar di antara 10 golongan barang impor nonmigas utama selama April 2026.

Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan nilai impor nonmigas Kaltim yang mencapai USD89 juta atau naik 25,94 persen dibandingkan Maret 2026. Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai menjelaskan, selain pupuk, sejumlah komoditas lain juga mencatatkan pertumbuhan impor yang cukup signifikan.

“Komoditas lain dengan peningkatan nilai impor cukup besar adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya yang naik USD5,03 juta (23,11 persen) dan golongan barang bahan bakar mineral yang naik USD4,88 juta,” katanya.

Baca Juga: Dana RT Rp250 Juta Belum Punya Juknis Jelas, DPRD Ingatkan Risiko Penyalahgunaan

Impor mesin dan peralatan mekanis tercatat meningkat dari USD21,77 juta menjadi USD26,80 juta pada April 2026. Sementara impor bahan bakar mineral kembali muncul setelah pada Maret tidak tercatat adanya aktivitas impor untuk komoditas tersebut. Tidak semua kelompok barang mengalami kenaikan.

Barang dari besi dan baja justru mencatat penurunan terdalam. Nilai impornya turun dari USD12,55 juta menjadi USD4,55 juta atau berkurang USD8 juta dalam sebulan. Penurunan juga terjadi pada mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya yang turun lebih dari separuh menjadi USD2,25 juta.

"Secara keseluruhan, nilai impor 10 golongan barang utama mencapai USD80,41 juta pada April 2026," sebut Mas’ud. Angka itu setara 90 persen lebih dari total impor nonmigas Kaltim pada bulan tersebut, menunjukkan struktur impor masih terkonsentrasi pada sejumlah komoditas tertentu,

Baca Juga: Klub Malam Baru di Gatot Subroto Belum Kantongi Andalalin, Potensi Kemacetan Jadi Sorotan

Meski pupuk mencatat lonjakan bulanan terbesar, secara kumulatif mesin dan peralatan mekanis masih menjadi komoditas impor nonmigas paling dominan sepanjang Januari-April 2026. Nilainya mencapai USD111,09 juta atau berkontribusi 37,24 persen terhadap total impor nonmigas Kaltim.

“Selama Januari-April 2026, impor 10 golongan barang (HS 2 digit) memberikan kontribusi 88,26 persen terhadap total impor nonmigas. Golongan barang yang memberikan andil besar terhadap total impor nonmigas adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya dengan kontribusi 37,24 persen,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#impor nonmigas Kaltim #Impor Kalimantan Timur #impor pupuk Kaltim #perdagangan Kaltim 2026 #BPS KALTIM