Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kadin Balikpapan Diminta Kompak Hadapi Arus Investasi IKN, Pengusaha Lokal Jangan Jalan Sendiri

Ulil Mu'Awanah • Kamis, 11 Juni 2026 | 20:11 WIB
SELAMAT BERTUGAS: Pengurus Kadin Balikpapan periode 2026-2031 resmi dilantik, Senin (8/6) malam.
SELAMAT BERTUGAS: Pengurus Kadin Balikpapan periode 2026-2031 resmi dilantik, Senin (8/6) malam.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Derasnya arus investasi yang masuk ke Kaltim membawa peluang besar sekaligus tantangan bagi dunia usaha lokal. Dalam situasi tersebut, persatuan dan kolaborasi antar pelaku usaha menjadi faktor penting untuk memenangkan persaingan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim Putri Amanda Nurramadhani mengingatkan bahwa pengusaha daerah tidak bisa lagi bergerak sendiri-sendiri di tengah masuknya perusahaan-perusahaan besar ke Bumi Etam.

"Kalau pengusaha daerah berjalan sendiri-sendiri, maka kita akan kalah oleh mereka yang datang dengan kekuatan yang lebih besar. Tetapi jika kita bersatu, berkolaborasi dan saling menguatkan, maka peluang yang hadir menjadi milik kita bersama," ucap Putri saat menghadiri pelantikan pengurus Kadin Balikpapan, Senin (8/6) malam.

Baca Juga: Demo Mahasiswa 12 Juni 2026: Soroti Harga BBM, APBN hingga Program MBG Prabowo

Menurut Putri, perubahan ekonomi yang berlangsung cepat akibat pembangunan IKN akan menciptakan kompetisi yang semakin terbuka. Kondisi tersebut menuntut pengusaha lokal untuk memperkuat jejaring bisnis, meningkatkan kompetensi, dan membangun kolaborasi yang lebih luas. Ia menilai Kadin memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu dunia usaha daerah.

Selain memperkuat jejaring bisnis, Kadin juga diharapkan mampu membantu pengusaha lokal masuk ke rantai pasok berbagai proyek strategis yang berkembang di Kalimantan Timur.

Ketua Kadin Balikpapan Noval Asfihani mengatakan pihaknya siap membangun sinergi yang lebih kuat di internal organisasi maupun dengan pemerintah. "Kami optimistis kekuatan dunia usaha Balikpapan akan semakin besar apabila seluruh elemen bergerak bersama dalam satu arah," tegasnya.

Noval menyatakan kepengurusan baru yang dipimpin siap menjadi wadah kolaborasi dan pemberdayaan dunia usaha. Ia mengajak seluruh pengurus untuk aktif bekerja dan tidak menjadikan jabatan hanya sebagai simbol organisasi. "Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kita harus aktif, berperan dan bermanfaat bagi kemajuan ekonomi Balikpapan," tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Berikan Diskon PBB hingga Penghapusan Denda, Bapenda Berau Ajak Warga Manfaatkan Kemudahan Bayar Pajak

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat mampu menjaga tren pertumbuhan ekonomi daerah yang selama ini menunjukkan kinerja positif.

"Dengan posisi Balikpapan sebagai gerbang utama menuju IKN, kekuatan kolektif dunia usaha lokal dinilai akan menjadi faktor penentu dalam memaksimalkan manfaat ekonomi yang dihasilkan pembangunan ibu kota baru bagi masyarakat setempat," harap Rahmad.

Dia menilai pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan dan dinamika ekonomi yang terus berubah. Karena itu, keterlibatan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Rahmad berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan UMKM dan penciptaan lapangan kerja. "Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha juga dinilai semakin penting seiring meningkatnya posisi Balikpapan sebagai pintu gerbang menuju IKN," tuturnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#dunia usaha Kaltim #Kadin Balikpapan #pengusaha Balikpapan #UMKM Balikpapan #investasi IKN