Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Intip Menu Rekomendasi Tiga Toean: Mie Tek-Tek Medok hingga Tahu Telur Asin Aroma Daun Kari

Raden Roro Mira Budi Asih • Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:27 WIB
REKOMENDASI: Berbagai menu rekomendasi di Tiga Toean, mulai menu sarapan, snack, hingga hainan coffee yang wajib coba.
REKOMENDASI: Berbagai menu rekomendasi di Tiga Toean, mulai menu sarapan, snack, hingga hainan coffee yang wajib coba.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Menikmati semangkuk bubur ayam biasanya identik dengan siraman kuah kuning melimpah untuk menghasilkan rasa gurih. Namun, sensasi berbeda ditawarkan oleh Tiga Toean Coffee & Eatery Samarinda.

Di tangan Chef Handoko, bubur yang disajikan justru sudah memiliki cita rasa gurih kuat sejak dari proses pengolahan pertamanya, bahkan sebelum diberi topping. Handoko mengungkapkan, resep bubur gurih tersebut lahir dari inisiatifnya sendiri tanpa meniru formula dari tempat lain.

Kuncinya terletak pada teknik penyaringan kaldu ayam murni yang digunakan untuk memasak beras secara langsung. "Jadi saya pertama kali itu rebus ayam dulu, jadi kaldu. Nah baru beras yang sudah dicuci dimasak dengan air kaldu, dimasak sampai jadi bubur. Sudah, dikasih bumbu," ujar Handoko.

Baca Juga: Simpan Sabu di Celana Dalam, Pemuda 20 Tahun di Balikpapan Tak Berkutik saat Digeledah Polisi

Meski sudah gurih, bubur tersebut tetap diberi sedikit sentuhan bumbu kuning dan dilengkapi aneka topping untuk memperkaya tekstur. "Topping-nya ada pangsit, cakwe, ayam, sama kacang kedelai," tambahnya. Ada permainan tekstur renyah saat menyantap bubur tersebut, garing dari cakwe dan pangsit.

Selain bubur, menu lain yang menjadi andalan dan paling banyak dipesan konsumen atau best seller adalah Mie Tek-Tek. Menu tersebut mengandalkan mie keriting yang disajikan dengan bumbu 'medok' ala mie nyemek Jawa.

"Kalau di Jawa itu ada yang bilang mie Jawa, ada yang bilang mie godok. Ada yang bilang mie tek-tek, ada yang bilang mie nyemek. Ini medok juga bumbunya. Ada ayam suwir sama sawi hijau. Pendampingnya telur sama kerupuk," paparnya.

Tidak kalah menarik, Tiga Toean juga menghadirkan menu camilan Nusantara yang unik, salah satunya Tahu Telur Asin. Berbeda dengan restoran Chinese seafood yang biasa menggunakan udang atau kepiting, Handoko memilih tahu agar lebih ringan.

Baca Juga: Terekam CCTV Curi Motor di Balikpapan Barat, Pengangguran Ini Ternyata Sempat Gondol Ayam Warga

Uniknya, hidangan itu wajib menggunakan daun kari demi mengangkat aroma masakan. "Jadi biar kena wanginya. Kalau enggak pakai daun kari kurang kerasa wanginya. Lebih naikin aromanya. Memang dia udah perpaduan telur asin itu ya harus enaknya cocoknya pakai daun kari," jelasnya.

Menariknya lagi, saus telur asin yang membungkus tahu tersebut diolah dari kuning telur asin asli, bukan menggunakan bumbu bubuk atau pasta instan. Prosesnya pun terbilang tradisional demi menjaga keotentikan rasa.

Sebagai penutup, hidangan manis khas Banjar bernama Lempeng Nenek turut dihadirkan. Menu tradisional itu dibuat dari perpaduan pisang dan adonan tepung dimasak menggunakan pan, lalu disajikan bersama cocolan mentega dan palm sugar. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#coffee shop Samarinda #Tiga Toean Samarinda #Menu Tiga Toean #Rekomendasi makanan Samarinda #kuliner samarinda