KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Bagi para pencinta kopi dan minuman kekinian, bosan dengan menu latte atau cappuccino yang itu-itu saja adalah hal yang lumrah.
Menjawab kejenuhan tersebut, Barista Tiga Toean Coffee & Eatery Samarinda, Aulia, memperkenalkan menu unik bin istimewa yang menjadi salah satu rekomendasi utama di bar mereka, Tiger Bomb.
Minuman tersebut sekilas memiliki kemiripan dengan konsep Mont Blanc (menu kopi yang terkenal di Australia), namun dikemas dengan karakter rasa yang jauh lebih kaya melalui kombinasi kopi, susu, dan kesegaran buah.
"Jadi nanti dia itu dikasih sirup, sirupnya itu rasa vanila. Jadi di bawahnya itu manis," ungkap perempuan yang karib disapa Aul itu. Untuk urusan kopi, Tiger Bomb tidak main-main. Menggunakan fresh coffee berjenis full Arabica yang langsung diekstrak dari mesin, bukan menggunakan kondimen kopi instan.
Baca Juga: Intip Menu Rekomendasi Tiga Toean: Mie Tek-Tek Medok hingga Tahu Telur Asin Aroma Daun Kari
Keunikan terbesar dari Tiger Bomb terletak pada layering susunan minuman serta garnish parutan kulit jeruk di atasnya. "Kalau yang Tiger Bomb mirip-mirip sama Mont Blanc. Cuman yang ini dia enggak ada orange juice kayak Mont Blanc. Dia cuman pure sirup, susu, kopi sama whip cream. Jadi di atas itu ada whip creamnya, terus ada nutmeg (pala) sama jeruknya," jelas Aul.
Selain Tiger Bomb, menu yang tidak kalah mencuri perhatian adalah varian Matcha Series, khususnya Matcha Cloud. Mengikuti tren matcha yang tengah naik daun, Tiga Toean menyajikan minuman itu menggunakan ceremonial matcha berkualitas yang diaduk secara manual. "Dia di situ ada susunya, strawberry jam atau selai stroberi (di bagian bawah). Terus di atasnya itu dia matcha," ungkap Aul.
Di sisi lain bar, Tiga Toean juga menyediakan varian menu kopi tradisional seperti Hainan Coffee. Berbeda dengan Tiger Bomb yang menggunakan biji kopi full Arabica, Hainan Coffee menggunakan biji kopi khusus langsung yang memiliki karakter rasa jauh lebih pekat dan disajikan layaknya kopi hitam murni. "Hainan itu cita rasanya khas. Ada wanginya juta," pungkas Aul. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo