KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas penerbangan domestik di Kalimantan Timur melambat pada April 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik mencapai 176.628 orang atau turun 35,50 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebanyak 273.842 orang.
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan penurunan terjadi di sebagian besar bandara di Kaltim. Penurunan terbesar terjadi di Bandara Sepinggan Balikpapan yang turun 41,60 persen menjadi 123.977 penumpang.
Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu juga turun 31 persen menjadi 187 penumpang, disusul Bandara APT Pranoto Samarinda yang berkurang 30,45 persen menjadi 27.438 penumpang. Sementara Bandara Melalan Kutai Barat dan Bandara Maratua masing-masing turun 8,74 persen dan 6,82 persen.
Di tengah tren penurunan tersebut, Bandara Kalimarau Berau menjadi satu-satunya bandara yang mencatat kenaikan jumlah penumpang. "Pada April 2026, jumlah penumpang di bandara tersebut mencapai 23.557 orang atau naik 16,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya," beber Mas'ud.
Meski mengalami penurunan, Bandara Sepinggan Balikpapan dan Bandara APT Pranoto Samarinda masih menjadi jalur utama angkutan udara di Kaltim. Sepinggan melayani 70,19 persen dari total penumpang domestik atau sebanyak 123.977 orang, sedangkan APT Pranoto menyumbang 15,53 persen atau 27.438 penumpang.
“Bandara Sepinggan-Balikpapan dan APT Pranoto-Samarinda masih menjadi jalur angkutan utama Kaltim,” kata Mas’ud. Sementara itu, jumlah penumpang penerbangan internasional pada April 2026 tercatat sebanyak 4.784 orang atau turun 17,79 persen dibandingkan Maret 2026.
Namun secara kumulatif Januari-April 2026, jumlah penumpang internasional mencapai 20.973 orang atau meningkat 14,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Seluruh penerbangan internasional di Kaltim masih dilayani melalui Bandara Sepinggan Balikpapan. (riz)
Editor : Muhammad Rizki