Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ekspor Migas Balikpapan Melejit 119 Persen, Jadi Penopang Utama Perdagangan Luar Negeri

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:06 WIB
KOTA MINYAK: Sektor migas kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang perdagangan internasional Balikpapan.
KOTA MINYAK: Sektor migas kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang perdagangan internasional Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Sektor minyak dan gas kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang perdagangan internasional Kota Minyak. Pada April 2026, nilai ekspor migas melonjak 119,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan mencatat nilai ekspor migas meningkat dari 45,93 juta dolar pada Maret 2026 menjadi 101 juta dolar pada April 2026," sebut Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama.

Lonjakan tersebut kata Marinda, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan total ekspor Balikpapan pada April 2026. "Kenaikan nilai ekspor April 2026 dipengaruhi oleh meningkatnya ekspor golongan migas sebesar 119,89 persen dan golongan nonmigas sebesar 38,47 persen," lanjutnya.

Baca Juga: Ekspor Balikpapan Meledak 48 Persen, Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama

Jika dibandingkan April tahun lalu, pertumbuhan ekspor migas bahkan lebih tinggi lagi. Secara tahunan, ekspor migas tumbuh 121,43 persen dari 45,61 juta dolar menjadi 101 juta dolar.

Performa ini menunjukkan sektor energi masih memiliki daya saing kuat di pasar internasional. Di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas, produk migas dari Balikpapan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan signifikan.

Meski kontribusi migas terhadap total ekspor mencapai 15,74 persen, peran sektor ini sangat penting dalam menjaga laju perdagangan luar negeri daerah. “Kenaikan nilai ekspor migas juga membantu mendorong total ekspor Balikpapan menembus 569,13 juta dolar pada April 2026," ucap Marinda.

Sementara itu, akumulasi ekspor migas selama Januari-April 2026 mencapai 234,50 juta dolar. Meskipun masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 306,21 juta dolar, peningkatan pada April memberikan sinyal pemulihan yang cukup kuat.

Baca Juga: Fiskal Kalimantan Timur dalam Persimpangan: Kaya Sumber Daya, Miskin Ruang Anggaran?

Marinda menilai perkembangan ini perlu terus dicermati karena sektor migas masih menjadi salah satu sumber devisa penting bagi Balikpapan. "Ekspor migas menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi pada April 2026 sehingga berkontribusi terhadap kenaikan total ekspor daerah," ujarnya.

Penguatan ekspor migas juga menjadi indikator bahwa aktivitas industri energi di wilayah Balikpapan dan sekitarnya masih berjalan aktif.

"Dengan posisi Balikpapan sebagai pusat jasa dan logistik energi di Kalimantan Timur, peningkatan ekspor migas diperkirakan akan memberikan efek berganda terhadap sektor pendukung lainnya," tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perdagangan luar negeri Kaltim #ekspor migas Balikpapan #energi Kalimantan Timur #ekspor minyak dan gas #BPS Balikpapan